30 November 2013

[Sinopsis]. Dating Agency : Cyrano episode 15 part 2

Di tempat Min young disekap...


Wanita yang muncul membuka topinya. Dia adalah Hye ri. Mata Min young membelalak. Dia pun mengingat kejadian sesaat sebelu dia diculik. Ternyata orang yang menghampirnya dengan mobil saat dia berjalan sendiri adalah Hye ri.


Melihat mulut Min young dibekap, Hye ri langsung mendekatinya dan membuka ikatan yang membekap mulut Min young. Dia tidak suka dengan cara si baju Hawaii memperlakukan Min young.

Min young menanyakan alasan Hye ri melakukan ini. Hye ri menjawab bahwa dia ingin membalas mereka, orang-orang di Cyrano Agency atas apa yang sudah mereka lakukan. Itulah janjinya kepada kakaknya saat dia sedang sekarat.

Hye ri menenangkan Min young. Dia berjanji kalau tidak akan ada yang terjadi pada dirinya. Kemudian dia kembali ke restoran karena akan mencurigakan jika dia menghilang.

Begitu Hye ri pergi si baju Hawaii tersenyum sinis, “Tidak akan terjadi apa-apa?” lalu kembali membekap mulut Min young.


Kedua rentenir yang juga ada di restoran mulai memikirkan bagaimana cara mereka untuk menemukan Min young. Siapa yang harus mereka temui untuk meminta bantuan. Raut wajah Seung pyo sangat serius. Dia kemudian mengajak mereka berdua untuk ikut bersamanya menemui seseorang. Keduanya bisa menduga siapa yang Seung pyo maksud. Keduanya berusaha mencegah Seung pyo agar membatalkan niatnya.



Moo jin yang kini tahu siapa Hye ri sebenarnya langsung menyembunyikan temuannya begitu Byung hun muncul. Dia memilih untuk tidak menceritakan hal tersebut kepada siapa pun. Ah rang juga datang dan memberitahukan bahwa si Baju Hawaii tidak ke restoran hari ini. Dan anehya, ternyata tidak satu pun orang di restoran yang tahu siapa namanya padahal dia adalah pelanggan mereka.

Tidak lama HP ketiganya mendapat SMS. SMS di HP Ah rang adalah puisi dari Silverstein. SMS Moo jin adalah puisi dari seorang psutakawan di novel Kafka. Sedangkan SMS Byung hun berisi baris dari Roxane di drama Cyrano de Bergerac.

“Cyrano, gang, dan perpustakkan. Mereka adalah target kita,” Byung hun mencoba menghubungkan ketiga SMS yang mereka dapat. Tapi menurut Moo jin, mereka tidak punya Cyrano dalam misi mereka.

“Kau benar tapi yang aku tahu dari pesan itu adalah orang itu ingin kita menghubungi target,” jawab Byung hun.


Tiba-tiba si Baju Hawaii menelepon. Dia bertanya apa Byung hun sudah menyelesaikan PR yang dia berikan. Ucapannya yang selalu terdengar bercanda membuat Byung hun jengkel. Sambil tertawa dia menebak kalau sekarang Byung hun ingin berteriak.

Byung hun, Moo jin dan Ah rang langsung sadar kalau mereka sedang diawasi. si Baju Hawaii kembali tersenyum dan berkata bahwa dia hanya melakukan seperti apa yang selama ini Agency lakukan. Tapi kalau sampai mereka melenyapkan kamera yang sudah dia pasang, maka keadaan jadi tidak menyenangkan lagi.

Dia memberikan waktu satu jam kepada mereka untuk menyelesaikan misi yang dia berikan di dalam SMS yang dia kirim. Hanya se-jam dan mereka akan tahu apa tugasnya begitu mereka ada di sana. Dia mengingatkan mereka bahwa yang dia inginkan adalah kebenaran, kejujuran.


Ketiganya pun langsung bergegas untuk melakukan misi mereka. Saat akan menaiki motornya, Moo jin melihat Hye ri. Dia menghampirinya dan mengajaknya ke suatu tempat. Hye ri yang belum tahu kalau dirinya sudah ketahuan, menurut saja.


Sementara itu Seung pyo tiba di sebuah tempat, semacam bar. Orang-orang di sana menatapnya. tapi begitu dia tiba di hadapan seseorang, Seung pyo memberi hormat. Kepada orang itu, dia meminta bantuannya untuk menemukan Soo young.

Sayang orang itu tidak mau menolong Seung pyo. Seung pyo yang sudah pergi sejak dua tahun yang lalu datang meminta bantuan kepadanya? Tapi dia penasaran. Orang seperti apa yang akhirnya membuat Seung pyo mencarinya.


Kedua anak buahnya lalu memperlihatkan foto Soo youn dan si baju hawaii dan menjelaskan bahwa wanita itu adalah calon istri Seung pyo dan si pria adalah orang yang menculiknya. Yang mengejutkan adalah ternyata si bos mengenal si pria berbaju Hawaii. Detektif Jung dan dia adalah orang ‘gila’.

Si bos meminta Seung pyo kembali bekerja kepadanya sabagi bayaran atas jawaban dari pertanyaannya. Seung pyo terdiam.

Dan kita pindah ke scene yang lain dulu.




Ah rang bersepeda ke gang kecil dimana Cyrano pernah melakukan operasi untuk si Idol dan Se kyung. Tapi dia tidak menemukan apapun di sana.

Tiba-tiba Se kyung muncul dan bertanya kenapa Ah rang memanggilnya ke tempat itu. Saat itu juga sebuah pesan masuk ke hp nya.

“Katakan kalau apa yang sudah kau lakukan sudah diatur. Atau Min young akan mati.”


Pesan yang sama juga diterima oleh Byung hun saat dia berada di depan tempat kerja Yi seol.


Moo jin sendiri sudah tiba di perpustakaan bersama Hye ri untuk menemui Ma Jae in. Pesan yang sama juga masuk ke hp Moo jin.

Hye ri menatap sekeliling untuk mencari Jae in tapi dia tidak melihatnya. Moo jin langsung bertanya kenapa Hye ri melakukan ini. Kenapa dia ingin menghancurkan semua hubungan yang sudah berhasil mereka (Cyrano, red) satukan? Hye ri kaget mendengar pertanyaan Moo jin tapi dia masih berpura-pura tidak tahu apa maksud ucapan Moo jin. Dia meninggalkan ruangan. Tapi Moo jin mengejar dan menahannya.


Moo jin memberi tahu Hye ri kalau dia sudah tahu semuanya. Bahwa Hye ri bekerja sama dengan seseorang untuk menculik Min young. Hye ri masih berkeras bahwa dia tidak tahu apa-apa. Moo jin pun bertanya bagaimana Hye ri bisa mengenal Ma Jae in padahal proyek Ma Jae in sudah berakhir sebelum Hye ri bekerja di restoran. Hye ri tida bisa berkata apa-apa.


“Apa kau bilang tidak?” tanya si bos.

Dengan tenang dan tanpa ragu Seung pyo menjawab “Ya.” Dia sudah pernah berjanji tidak akan kembai ke tempat itu dan dia tidak ingin mengingkari janjinya itu. Si Bos terlihat marah atas jawaban Seung pyo.

Tiba-tiba Seung pyo berlutut dan kembali memohon bantuan si Bos. Si Bos hanya tertawa karena sepertinya Seung pyo benar-benar khawatir.

PLAKK!!!




Se kyung menampar Ah rang setelah Ah rang menceritakan semuanya. Dia tidak percaya Ah rang melakukan itu padahal dia tahu kalau dia menyukai Ah rang. Ah rang mencoba menenangkan Se kyung tapi Se kyung kembali bertanya apa bagian dimana Ah rang berkata kalau dia menyukainya juga adalah sandiwara? Ah rang bahwa dia sungguh-sunggu saat itu.

Lalu bagaimana dengan Ray? Se kyung mulai meragukan perasaan Ray. Ah rang menjelaskan bahwa Ray benar-benar menyukai Se kyung. Mereka hanya membantunya agar Se kyung tahu perasaan Ray.



“Apa? Jadi itu adalah pengaturan pertamamu?” tanya Yi seol.

“Aku tidak bisa menolak Do il. Saat itu aku bingung antara persahabatanku dengan Do il dan perasaanku kepadamu. Tapi pada akhirnya aku menyesalinya,” aku Byung hun.

Yi seol tidak berlebihan seperti Se kyung. Dia tetap tenang dan bertanya apa Byung hun mengira kalau dia menyukai Do il karena surat yang Byung hun tulis atas nama Do il? Ya, Yi seol tahu tentang surat itu. Dia tahu bahwa itu bukan tulisan Do il.


Byung hun terkejut dan bertanya bagaimana Yi seol bisa tahu. Yi seol tersenyum dan menjawab bahwa Do il sudah menceritakan semuanya kepadanya. Dan Yi seol merasa bahwa itulah yang membuatnya menyukai Do il. Karena Do il membuka hatinya kepadanya.
Tapi Yi seol heran kenapa tiba-tiba Byung hun menceritakan semuanya kepadanya. Byung hun menjawab bahwa situasinya sedikit rumit. Yi seol menasehatinya agar berhenti bersikap kekanak-kanakan. Dia yakin pasti ada seseorang yang sudah membuat Byung hun melakukan sesuta yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya.

Si baju hawaii yang ternyata sedari tadi mengawasi percakapan Byung hun langsung mematika monito yang juga ditonton oleh Min young. Dia tidak senang dengan reaksi Yi seol yang tenang-tenang saja setelah Byung hun mengakui semuanya.


“Ini adalah alamat pria itu,” ucap si Bos sambil mengacungkan selembar kertas. Seung pyo yang masih berlutut berterima kasih. Anak buah Seung pyo maju untuk mengambilnya tapi kemudian dicegat.

Si bos lalu membakar foto Min young dan berkata bahwa tidak ada janji yang tidak bisa diingkari. Dia lalu menggerakkan kertas yang bertuliskan alamat pria berbaju Hawaii di atas api yang membakar foto Min young. Seung pyo terlihat bimbang.


“Ini karena kakakmu ‘kan?” tanya Moo jin kepada Hye ri. Merasa kalau rahasianya telah diketahui oleh Moo jin, Hye ri tidak mengelak lagi. Dia mengakui bahwa semua ini dia lakukan karena kakaknya. Dia marah kepada Cyrano karena telah membuat kakaknya kesepian di akhir hidupnya. Kenapa mereka tega menjodohkan pacar kakaknya dengan orang lain? Apa karena hidup kakaknya tidak lama lagi?

Moo jin mencoba meluruskan kesalahpahaman Hye ri. Dia memberitahu Hye ri bahwa sebenarnya kakak Hye ri adalah klien mereka yang ingin menjodohkan pacarnya dengan temannya. Karena itulah dia menggunakan jasa Agency.

Hye ri terkejut dan tidak percaya mendengarnya.


Moo jin lalu menyodorkan hp nya kepada Hye ri. Dia memutarkan rekaman pertemuan kakak Hye ri dengan Byung hoon saat dia menyewa Cyrano untuk membantunya. Dia tidak ingin pacarnya itu melihatnya pergi dengan ratapan.

Moo jin merasa kasihan kepada Hye ri. Dia mendekat dan mencoba menenangkannya tapi Hye ri menghindarinya.


Walau begitu, seharusnya Agnecy menolak permintaan kakaknya itu. Begitu pemikiran Hye ri. Moo jin menjawab bahwa walaupunn sakit, tapi setidaknya perasaan kakak Hye ri lega karena bisa melihat orang yang dia cintai bahagia sebelum dia pergi.

Hye ri membalas bahwa itu hanya asumsi mereka. Mereka tidak tahu betapa kakaknya menderita dan bersedih karena mereka. Moo jin menjawab bahwa itulah perasaan yang tidak ingin dia perlihatkan kepada orang yang dia cintai karena akan menyakitkan bagi orang itu jika melihat keadaannya yang seperti itu. Selain itu, kedua target mereka tahu bahwa kakak Hye ri lah yang telah mengatur semuanya.

Hye ri terlihat shock tapi tidak mau percaya atas semua ucapan Moo jin. Moo jin meyakinkan Hye ri bahwa yang dia katakan adalah benar karena dia tidak pernah berbohong kepada orang yang dia sukai.


Hye ri lalu menyadari apa yang sudah dia lakukan. Dia sudah membuat kesalaha besar. Moo jin memeluknya dan berkata bahwa itu karena Hye ri tidak tahu. Lagi pula belum terlambat. Hye ri masih punya kesempatan untuk mengembalikan semuanya seperti semula.
Sayang ternyata si Baju Hawaii mengawasi mereka.


Dia lalu menyalakan monitor yang menampakkan tempat kerja Yi seol. Dia melakukannya untuk Min young. Setelah pembekap mulutnya dilepas, Min young bertanya sebenarnya apa alasannya melakukan ini semua. Apa dia punya dendam kepada Agency?

“Dendam? Dendam... Kalian bertingkah seperti Tuhan, memanipulasi pikiran orang. Pernahkah terpikir oleh kalian bahwa ada orang yang terluka oleh apa yang kalian lakukan?”

“Kami tidak memanipulasi orang. Kami hanya mengirimkan pesan,” ralat Min young.

Si baju Hawaii mendekati Min young. Dia bertanya bagaimana perasaan Min young saat tahu Byung hun menjodohkannya dengan orang lain sementara dia menyukai Byung hun. Sakit kan? Min young tidak berani menatap si Baju Hawaii. Tapi kemudian dia menyadari sesuatu.

“Agency mengatur seseorang yang diam-diam kau sukai?” tanya Min young padanya.


Si Baju Hawaii tidak suka dengan kalimat diam-diam suka pada orang itu karena seharusnya orang itu menjadi miliknya. Dia menyuruh Min young untuk tidak bicara lagi karena dia bisa benar-benar membunuhnya. Dia lalu memaksa Min young berdiri. Rencana berubah.


Byung hun berjalan pulang dan mengingat semua ucapan Yi seol bahwa ada seseorang yang membuatnya melakukan sesuatu yang tidak pernah dia lakukan. Dia juga teringat ucapan Min young kepadanya yang menyebut dirinya tidak berarti bagi Byung hun. Tiba-tiba dia mendapat telepon dari Moo jin yang memberi tahu bahwa dia sudah tahu dimana Min young.


Mereka berdua lalu menuju ke ruangan dimana tadinya Min young disekap. Tapi Min young dan si Baju Hawaii sudah tidak ada di sana.

Sambil melihat ke sekeliling dinding ruangan yang dipenuhi oleh fotonya dan doto Min young, dia bertanya kepada Moo jin bagaimana Moo jin bisa tahu tempat ini. Moo jin menceritakan bagaimana Hye ri salah paham kepada mereka karena kakaknya.


Dan hp Byung hun kembali berdering. Kali ini peneleponnya adalah si baju Hawaii. Kalau Byung hun ingin menemukan Min young maka dia harus mempertemukan dirinya dengan seseorang. Choi So hyun. Byung hun melirik ke Moo jin yang lansung mencari nama tersebut dalam daftar klien/target mereka. Dapat.


Byung hun lalu meminta untuk bicara dengan Min young untuk memastikan apa benar dia baik-baik saja dan apa benar dia bersama si baju Hawaii. Mendengar ucapan Byung hun yang tidak mempercayainya, dia setuju.

Dia menepikan mobilnya dan meletakkan hp ke telinga Min young. Min young bicara kepada Byung hun sambil terisak. Dia memberitahu Byung hun bahwa dia baik-baik saja. Byung hun memberitahu Min young bahwa dia akan segera membebaskannya. Jadi dia tidak perlu khawatir. Min young menjawab bahwa dia akan menunggu.

Si baju Hawaii menjauhkan telepon dari Min young. Min youn menggunakan kesempatan itu untuk meminta maaf karena sudah marah kepada Byung hun. Dia mengucapkannya sambil teriak karena takut Byung hun tidak mendengar suaranya.


Byung hun menjawab bahwa itu bukan kesalahan Min yong, melainkan dirinya. Dan begitu telepon kembali ke baju Hawaii dia bertanya tempat dan lokasi dimana mereka bisa bertemu.

“Dua jam dari sekarang di taman Solmae,” jawab Baju Hawaii.

Baju Hawaii kembali mengemudi sambil bernyanyi. Min young melihat sekeliling dan terkejut saat melihat sesuatu.


Sementara itu Seung pyo dan anak buahnya akhirnya menemukan tempat tinggal si Baju Hawaii. Di dalam kamarnya mereka menemukan dinding yang dipenuhi foto seorang wanita *sepertinya wanita itu adalah So hyun.


Moo jin dan Byung hun menuju ke rumah So hun tapi di tengah jalan bensin motor Moo jin habis. Karena sudah dekat, Byung hun memilih jalan dan meminta Moo jin menjemputnya begitu bensin motornya terisi.


Kembali ke Seung pyo. Ketiganya lalu menggeledah dan memeriksa barang-barang yang ada di kamar itu. Mereka menemukan foto Min young dan juga sebuah surat yang ditujukan untuk Yi seol, dari Go Do il.

Seung pyo tidak mengerti kenapa surat dari Do il untuk Yi seol bisa ada di sana bersama dengan agenda yang bertuliskan, Tahap Akhir – Cyrano teater.



Di bagian lain ruangan, salah satu anak buah Seung pyo menemukan sebuah rompi beserta sebuah sketsa bom. Dia lalu membuka sebuah lemari dan tiba-tiba ‘Boom!!’

Untung hanya tangannya yang terlukan dan berdarah. Tapi itu sudah cukup memperlihatkan bagaimana berbahayanya si Baju Hawaii dan apa yang sudah dia persiapkan untuk Teater Cyrano. Keduanya menyuruh Seung pyo untuk segera kembali ke teater.


Byung hun akhirnya tiba di rumah So hyun. Sayangnya orang di rumah itu memberitahu bahwa So hyun sudah tinggal di Jepan sejak setahun yang lalu. Byung hun terkejut dan menduga bahwa sebenarnya si Baju Hawaii sudah tahu tentang hal ini. Jadi kenapa dia meminta untuk bertemu dengan So hyun? Apa sebenarnya yang dia rencanakan?

Byung hun sadar bahwa misi utama si Baju Hawaii adalah membuat mereka menjauh dari teater. Karena itu dia mengirimkan sms instruksi kepada dia, Moo jin, dan Ah rang. Itu semua agar mereka meninggalkan teater.


Seung pyo lalu menelepon Byung hun dan sepertinya memberitahu sesuatu yang sangat penting. Karena begitu menutup teleponnya Byung hun langsung bertanya kepada orang yang tinggal di rumah So hyun apa dia memiliki mobil yang bisa dipinjam?


Betul saja. Min young dan si Baju Hawaii ternyata pergi ke teater Cyrano. Si baju Hawaii memberitahu Min youg agar menatapa baik-baik teater tersebut karena ini adalah hari terakhir dia bisa melihat teater itu. Dia melakukann ini karena dia ingin Byung hun merasakan bagaimana rasanya kehilangan orang yang dia sayangi, kehilangan Min young.


Si baju Hawaii meletakkan tas yang dia bawa dan saat itu juga Min young mendorongnya hingga terjatuh. Dia mencoa melarikan diri tapi si Baju Hawaii berhasil menangkapnya. Min young terus berontak. Dan itu membuat si Baju Hawaii mendorongnya hingga membentur lemari besi dan pingsan.

Seung pyo ngebut menuju teater sementara Byung hun berjuang melawan ketakutannya untuk menyalakan mesin mobil.



Episode: [1], [2], [3],[4], [5], [6], [7], [8], [9], [10], [11], [12], [13], [14], [15], [16]

[Sinopsis]. Dating Agency : Cyrano episode 15 part 1


Episode Sebelumnya

Min young akhirnya tahu sekarang dia menjadi target Cyrano atas permintaan Seung pyo. Itu membuatnya sangat kecewa kepada Byung hun. Dia merasa kalau Byung hun sama sekali tidak menghargai perasaannya.
Sementara itu kejadian aneh terjadi di Cyrano. Chef Dokko Mi jin tahu tentang Cyrano dan datang ke teater untuk melabrak Byung hun serta anggota Cyrano yang lain. Da rin memberitahu Byung hun bahwa ada orang yang mengirimkan email kepada Mi jin. Siapa yang orang itu?

Belum terjawab, hal buruk kembali terjadi. Min young diculik...

Episode 15


Min young terbangun dengan tangan dan kaki terikat di sebuah kamar. Foto-fotonya tertempel di dinding kamar. Dia lalu mendengar sebuah suara dari luar kamar. Saat melihat dari celah pintu yang terbuka, dia melihat si pria berbaju Haawaii sedang berbicara di telepon dengan seseorang.

Min young lalu menoleh ke sisi lain dan melihat ada celah untuknya melarikan diri. Dia pun berusaha bergerak ke celah itu. Sayang, si pria Hawaii melihatnya.


Min young bertanya kenapa dia melakukan ini kepadanya. Si pria berbaju Hawaii menjawab bahwa harusnya Min young menanyakan hal itu kepada Byung hun. Dia lalu mengeluarkan selembar kain dari kantongnya dan menggunakannya untuk menutup mulut Min young.


Di Cyrano, Byung hun, Ah rang, dan Moo jin menunggu dengan cemas. Sebuah SMS masuk ke hp Byung hun. Si pengirim mengirimkan foto Min young yang sedang terbaring dengan tangan dan kaki terikat serta mulut yang dibekap kain.

Byung hun meminta Moo jin untuk melacak siapa pengirim pesan itu. Tapi kemudian sebuah panggilan masuk ke hp nya. Dari si pria berbaju Hawaii tapi di menyamarkan suaranya. Dia menelepon untuk memperingatkan Byung hun agar tidak melapor kepada polisi kalau ingin Min young selamat. Selain itu, dia menyuruh Byung hun melakukan apa yang dia perintahkan.

Dia menyuruh Byung hun mencari bis no 874 dengan plat nomor 5431, seorang diri. Di sana dia akan menemukan petunjuk mengenai keberadaan Min young. Kalau bis itu kembali ke terminal sebelum Byung hun menemukannya, maka dia akan melakukan sesuatu kepada Min young.



Byung hun mulai panik. Terlebih karena Moo jin tidak bisa melacak nomor itu. Dia lalu menyuruh Ah rang melacak semua mantan klien mereka untuk mencari petunjuk.

Tapi Ah rang menyampaikan informasi yang lebih penting. Setelah melacak keberadaan bis 874 tadi, ternyata bis itu akan tiba di terminal 30 menit lagi. Itu berarti dia harus bergegas.

Byung hun lalu memerintahkan Moo jin untuk mengecek semua CCTV di sekitar teater untuk mencari tahu lokasi Min young semalam. Moo jin melemparkan kunci mobil kepada Byung hun sambil mengingatkannya bahwa kali ini dia harus pergi sendiri.


Byung hun menerima kunci itu dengan ekspresi tidak percay diri. Namun begitu dia tetap ke mobil dan dengan tangan gemetar memasukkan kunci mobil ke lubangnya. Beberapa kali dia mencoba meyakinkan dirinya tapi akhirnya Byung hun menyerah.
Kesal pada dirinya sendiri dia keluar dari mobil dan menendangnya. Seung pyo yang kebetulan sedang menerima telepon di luar restoran heran melihat tingkah Byung hun.

Byung hun memutuskan untuk menggunakan taksi sementara Ah rang dan Moo jin melakukan tugasnya di teater. Ah rang menghubungi mantan klien mereka sementara Moo jin memeriksa CCTV.


Byung hun akhirnya menemukan bis yang dia cari. Saat bis berhenti di pemberhentiannya, Byung hun naik dan mencari di setiap kolong tempat duduk penumpang. Dan di bangku paling akhir dia berhasil menemukan sebuah amplop. Dia berusaha untuk menenangkan penumpang yang hampir panik karena mengira itu adalah bom. Dan ketika dia turun, ada seseorang yang wajahnya tertutup topi menelepon seseorang.


Saat turun dari bis, Byung hun langsung membuka amplop yang dia dapat. Amplop itu hanya berisi foto-foto Min young.

Seseorang kemudian meneleponnya. Byung hun menjawabnya dan bertanya kalau pria itu membohonginya. Dia tidak mendapat petunjuk apa pun tentang keberadaan Min young di amplop itu.

Tapi si penelepon malah tersenyum. “Aku sudah bilang. Kau harus menggunakan otakmu. Bagaimana? Kau suka fotonya? Ini adalah harga yang harus kau bayar karena mencampuri kehidupan orang lain,” ucapnya. Dia lalu menyuruh Byung hun kembali ke teater dna menunggu.

Byung hun berkata bahwa dia tidak bisa percaya begitu saja kepada si penelepon. Dia ingin mendengar sendiri suara Min young.

“Kembalilah ke teater dan tunggu instruksiku selanjutnya. Kalau kau melakukan sesuatu dengan gegabah, maka aku akan melakukan sesuatu kepada temanmu ini,” ucapnya lalu menutup teleponnya.


Byung hun kembali ke teater dan memperlihatkan foto-foto yang dia temukan. Ternyata selain foto Min young, ada juga foto member yang lain. Mereka benar-benar penasaran bagaimana orang itu bisa mendapatkan foto mereka, bahkan saat mereka sedang berada di dalam van.

Byung hun menyimpulkan bahwa si penelepon memang menjadikan mereka sebagai targetnya.

‘Aku sudah bilang. Kau harus menggunakan otakmu’, Byung hun teringat ucapan si penelepon. Dia mulai menganalisa semua kaitan antara nomor bis yang si penelepon berikan kepadanya.

“Il rok,” panggil Moo jin. “Ada yang perlu aku perihatkan kepadamu.”


Dia lalu memperlihatkan rekaman CCTV saat Min young dihampiri oleh sebuah mobil dan dia masuk ke dalamnya.

Jadi Min young secara teknis tidak diculik karena dia masuk ke dalam mobil dengan sendirinya karena ada orang di dalam mobil itu yang dia kenal. Sayangnya Moo jin tidak bisa melacak mobilnya karena mobil itu masuk ke gang kecil yang tidak ada CCTVnya.
Ah rang sendiri sudah menghubungi semua mantan klien mereka kecuali yang sedang berada ke luar negeri atau sudah meninggal. Ada tiga dari pasangan itu yang telah putus. Tapi mereka tidak menyalahkan Cyrano.

“Kalau begitu hanya Dokko Mi jin yang menerima email. Tapi kenapa dia?” gumam Moo jin.


Byung hun yakin kalau nomor bis ada kaitannya dengan ini. Dia pun menyuruh Moo jin untuk mencari tahu nomor telepon atau nomor KTP mantan klien dan target mereka yang ada kaitannya dengan nomor bis. Sedangkan Ah rang bertugas mencari nomor telepon yang dimulai dengan nomor bus di setiap halte yang bus tadi lewati.

Tapi Moo jin dan Ah rang tidak menemukan apa-apa. Byung hun menyuruh mereka untuk mencari seluruh laporan darurat di Seoul.

“Aku menemukan yang cocok dengan jalur bus,” ucap Moo jin. “874-72, Sagu, Seoul. Chumo Park, Yung jeon adalah daerah publik.”

“Chumo Park. Pabrik. Temukan yang cocok dengan 5431,” perintah Byung hun kepada Moo jin. “Dia bukan mantan klien atau target kita. Dia mengawasi kita,” gumam Byung hun.

“Ada sebuah abu makam dengan nomor 5431. Pemilik abu itu adalah Nam Seo jun,” ucap Moo jin.

“Dia klien kita yang sudah meninggal,” balas Ah rang.

Ya, Byung hun juga ingat. Dia adalah seorang pembalap. Targetnya adalah manajer di timnya dan partnernya. Tapi siapa yang akan membenci mereka dari kasus itu?

Byung hun lalu tanpa sengaja menyadari sesuatu. Aksen bicara si penelepon. Aksennya sama dengan aksen si pria berbaju Hawaii. Jung Il do.

Moo jin berkata kalau dia akan mencari tahu lebih banyak tentang Nam Seo jun sementara Ah rang pergi ke restoran. Siapa tahu pria itu masih ada di sana.

“Semoga tidak ada apa-apa. Kumohon,” bisik Byung hun.


Di tempat lain, ternyata si Baju Hawaii mengawasi apa yang sedang Byung hun, Moo jin, dan Ah rang lakukan. Kali ini dia melakukannya bersama Min young.

Tiba-tiba seseorang muncul dari balik pintu. Seorang perempuan. Tapi wajahnya belum terlihat.

Sekarang kita ke restoran.



Ah rang menemui Seung pyo untuk menyakan keberadaan si baju Hawaii. Melihat sikap Ah rang yang terburu-buru, Seung pyo jadi penasaran apa yang sedang terjadi. Kenapa dia mencari si baju Hawaii. Ah rang menggeleng tapi ketika dia akan pergi dia mengubah keputusannya.

Dia kembali menutup pintu restoran dan meminta bantuan mereka untuk menemukan seseorang.

“Min young noona diculik,” ucapnya.

Perhatian Seung pyo langsung teralihkan dari bukunya. Dia pun mengingat sikap aneh Byung hun saat menendang mobinya dengan kesal.
“Katakan padaku semuanya,” pintanya kepada Ah rang.




Sementara Moo jin yang sedang menyelidiki video yang pernah dikirimkan Nam Seo jun. Tanpa sengaja di video itu terekam adiknya yang saat itu memanggilnya. Dan si adik adalah Hye ri...