Showing posts with label The Innocent Man. Show all posts
Showing posts with label The Innocent Man. Show all posts

31 January 2014

[Download] Instrument Drama Korea

Saya adalah pecinta instrument drama Korea. Saya punya playlist tersendiri di pemutar lagu yang khusus untuk instrument dari drakor. Itu loh instrument yang diputar untuk adegan/scene tertentu, entah itu untuk adegan kejar-kejaran atau adegan sedih. Asyik saja mendengarnya sambil belajar atau bekerja (soalnya tidak ada lirik untuk dinyanyikan jadi bisa tetap fokus sama kerja hehe). 

Nah di postingan ini, saya mengumpulkan dalam satu postingan instrument favorit saya. Coba kita lihat, apa chingu satu rasa dengan saya *ga penting :D

1. Nice Guy


2. 49 Days


3. Bad Guy


4. BBF


Drama ini lumayan banyak instrumennya yang saya suka. Tiga diantaranya adalah:


5. Love Story in Harvard



6. Queen Seon deok


Gambarnya misil karena instrumen yang saya posting adalah musik yang misil mainkan dengan gelasnya :)


7. Endless Love




8. Goong



9. Style



10. Bread, Love and Dream



Lanjut ke part 2 chingu!


*Klik The Captcha Box, tunggu 3 detik lalu klik GET LINK atau
*Klik link, tunggu 5 detik lalu klik 'skip ad'

01 January 2013

[Video] KBS Drama Award 2012 - Best Couple Song Joong ki and Moon Chae won (Eng sub)


Hi hi Chingu! Semalam nonton KBS drama award tidak? Buat ChaeKi shippers tentu sudah tahu ding kalau uri EunMa memenangkan award sebagai Best Couple (akhirnya oppa dapat Best Couple dengan seorang aktris heheh. Ingat kan kalau sebelumnya dia dapat award Best Couple bersama Yoon Ah-in, kuartet di Sungkyungkwan)

Saya sudah nonton KBS awards yang full, durasi sekitar 3 jam. Sayang tidak ada sub nya. Jadi sekarang saya mau share sebuah video-cut yang sudah ada eng sub-nya, dimana ada bincang-bincang dikit sama uri ChaeKi saat mereka menerima Best Couple Award. They were asked about their kissing loh ^o^

Cekidot.



Cr: @SongJoongKi_ID

18 November 2012

Final Story of Nice Guy


Masih penasaran sama akhir Nice Guy? Ini saya postingkan artikel yang saya dapat dari nour samir (@nour093)

SKJ met some reporters on 16th Nov afternoon at a hotel in Seoul and talk about his feelings of filming NG.

A NG staff said on the 16th: “The last scene is once again reversed. MR was pretending to not remember the memories of EG. Finally when MR smilingly took out the rings from 7 years ago, EG immediately understand that he remembered and that’s why she smiled too. This means that their 7 year of tired love can end and happiness can begin.

The second half of the monologue also proved this point, MR’s “Again, I prayed to God. Thank you, I am very happy” means MR’s dream of extraordinary love have been achieved. Another point, even though the foods are not good, MR still have all his meals at EG’s bakery proved MR always remember EG.

SKJ said: Before I also think that the outcome may be a tragedy, but when I got the script, actually is a happy ending. Knowing that writer Lee all previous works have tragic ending, all of us we will guess that too. But I am a person who likes happy ending, so I was satisfied with this outcome of a happy ending.

“The drama was filmed for the audience, so a happy ending will be better. The last scene was shot at TongYeong, I have mixed feelings after the end of shooting, anyway I am very satisfied with the happy ending”

In the drama MR was trying to get back JH who abandoned him and deliberately get close to JH’s step daughter, EG. So when did MR start to change his mind?

SJK: “When he was beaten up by JH’s men, his eyes are swollen. Barefooted EG came to MR’s house and gave the confession in the rain. Although I also thought about whether I feel love for EG before that, but I feel that was the time that I have a change of heart.” Honestly, a beautiful girl who’s barefooted gave a rain confession, which men will not feel it.”

Went on to say, “The next scene where MR was hugging EG and looking at JH who is behind EG. Seem it’s a warning to JH “I really fell in love with this woman, so you are not to touch/harm her”, with that kind of glare and hugging EG even more tightly.”

SJK said: First time filming a drama with so many changes/ time skips. Just the last episode alone we time skipped 7 years. One drama alone we have 5 time skips.

Childhood, college, jail on JH’s behalf, EG’s memory loss after the car accident, the 7 years in the last episode.”

Then say: “The drama emotional changes are like a long story. I’m trying my best to perfect the feelings of the character’s change. Fortunately, the audiences responded well.”

SJK added: “While filming this drama, I also felt that I am still lacking on my acting skilling. For my next project, I will be fully prepared to show the character change.”


Tnlisan di atas (saya copas dari twitter @nour093) menjelaskan bagaimana sebenarnya akhir dari Nice Guy. Pengen nerjemahin sih tapi panjang banget ya. Kalau chingu kurang paham, tinggalin komen saja. Nanti saya coba bahasakan sendiri.

17 November 2012

[Sinopsis] Nice Guy Episode 20 part 2


Eun gi berjalan sendiri di koridor RS. Tapi pikirannya tidak fokus. Suara Jae gil terngiang di kepalanya. Ternyata dia sudah menemui Jae gil untuk mengkonfirmasi kebenaran penyakit Ma roo.

Jae gil memberitahu Eun gi bahwa Ma roo mengidap hematoma setelah dia mengalami kecelakaan waktu itu.





Eun gi teringat kembali pada malam dia menabrakkan mobilnya ke mobil Ma roo.





Eun gi tiba di depan pintu kamar Ma roo. Lama dia berpikir untuk mengetuk. Kembali terdengar suara Jae gil, “Ma roo seharusnya segera melakukan operasi. Tapi dia tidak mau mendengarku. Katanya ada hal penting yang harus dia selesaikan. Katanya dia harus mengembalikan posisi Eun gi-shi yang hilang karena dirinya. Dia bilang dia harus mendapatkannya kembali,”

Eun gi memegang handle pintu tapi tidak memutarnya.

“Ma roo bilang dia merasa bahagia bersama dengan Eun gi-shi. Dan dia masih ingin merasakan kebahagiaan itu lebih lama. Tapi jika dia melakukan operasi, dia tidak tahu apa yang akan terjadi nantinya.”



Ma roo merasa ada orang di depan pintunya. Karena penasaran, dia membukanya tapi Eun gi sudah tidak ada.







Eun gi berjalan keluar dari RS seperti orang linglung. Dia mengingat semua perkataannya pada Ma roo.

Perkataannya pada malam pernikahan mereka yang akhirnya batal, saat dia berkata bahwa dia akan melakukan apapun untuk membunuh Ma roo, walau dia harus mengorbankan dirinya sendiri. Dia sadar kalau perkataannya saat itu sangat menyakitkan untuk Ma roo.



Eun gi benar-benar menyesalinya. Dadanya sampai sakit karena memikirkannya.


Di kamarnya, Jae hee merasakan sakit yang sama. Dia juga menangis, menangis, dan menangis...



Pengacara Ahn meneleponnya. Pengacara Ahn berkata bahwa sebenarnya selama ini ambisinya adalah untuk memiliki Tae San dan Jae hee hanyalah alatnya untuk mencapai ambisinya itu. Jae hee terkejut mendengarnya.

Karena itulah, sebenarnya kematian Presdir Seo sudah dia rencanakan. Dan kali ini adalah giliran Seo Eun gi. Jae hee marah mendengar ucapan Pengacara Ahn. Dia ingin bertemu dengannya dan berbicara. Tapi Pengacara Ahn tidak menjawabnya. Dia hanya berkata bahwa jika Jae hee benar-benar ingin menyerahkan dirinya, maka itu yang harus dia katakan. Pengacara Ahn memutuskan teleponnya.


Pengacara Ahn melihat Eun gi yang sedang berjalan sendiri. Dia pun memakai topinya sebagai samaran.


Jae hee mencoba menghubungi Eun gi tapi Eun gi malah mematikan hp nya. Jae hee semakin panik, dia tidak tahu harus berbuat apa.



Jae gil datang menemui Ma roo dan berbohong bahwa dia tidak bisa menghubungi Choco. Ma roo berkata itu lebih bagus karena dia tahu kalau Choco pasti akan sangat khawatir kalau sampai tahu penyakitnya (Well, dia sudah menangis-nangis di luar sana).

Jae gil bertanya apa Ma roo sudah bertemu dengan Eun gi karena dia bertemu dengan Eun gi di lantai bawah. Ma roo kaget mendengar ucapan Jae gil. Dia tanya kapan Jae gil bertemu Eun gi.


Ma roo mencari Eun gi keluar RS.



Eun gi masih berjalan sendiri. Sekarang dia mengingat penolakannya pada ajakan Ma roo untuk pergi bersamanya.


Eun gi berhenti dan memutuskan sesuatu. Dia berbalik dan berlari ke arah RS.



Ma roo dan Eun gi tiba di pinggir jalan, dekat lampu merah. Mereka berhadapan sekarang. Hanya terpisah jalanan dan juga lampu yang masih merah. Keduanya tersenyum menatap satu sama lain.



Saat lampu sudah hijau, keduanya pun melangkah. Tapi ketika mereka semakin dekat, Ma roo melihat Pengacara Ahn yang berada di belakang Eun gi.



Ma roo langsung berlari memeluk Eun gi dan membiarkan dirinya yang tertusuk. Pengacara Ahn melenggang pergi. Eun gi menangis di pelukan Ma roo tanpa menyadari apa yang sudah terjadi…. (Ettoke?????)


(Btw, maaaf gambarnya pecah. Kualitas donlodan saya untuk episode ini memang payah >.<)


Jae hee duduk berpikir di depan cermin. Dia lalu menelepon kantor polisi dan melapor bahwa dia ingin menyerahkan dirinya.



Ma roo dan Eun gi duduk di taman. Keduanya hanya saling menatap tapi wajah Ma roo semakin pucat.

Ma roo memberitahu Eun gi bahwa dia keluar tanpa memberi tahu dokter. Jadi dia harus kembali sebelum para dokter mencarinya. Selain itu, dia juga merasa lelah. (Eun gi kenapa belum sadar juga kalau Ma roo sedang kesakitan???)





Ma roo berkata bahwa jika ada hal yang ingin Eun gi katakan, maka dia meminta Eun gi untuk mengatakannya besok saja. Dia sendiri juga ada banyak hal yang ingin dia sampaikan kepada Eun gi. Eun gi setuju.




Sebelum naik ke taxi, Eun gi bertanya kenapa pada malam kecelakaan Ma roo tidak menghindari mobilnya. Ma roo berpikir sesaat dan berkata kalau dia juga tidak tahu. Dia sudah lupa kejadiannya. Tapi dia berjanji akan memberikan jawabannya besok karena dia harus memikirkannya terlebih dulu. Dia menyuruh Eun gi untuk masuk ke dalam taxi karena si sopir sudah menunggu. Sebelum masuk, Eun gi mencium Ma roo terlebih dahulu.


Jae hee memberikan pengakuan di depan polisi. Dia berkata bahwa dialah yang bertanggung jawab atas kematian Presdir Seo dan juga kecelakaan yang menimpa Pengacara Park. Pengacara Ahn hanya menerima perintah darinya. Satu hal lagi yang dilakukan Jae hee. Dia membersihkan nama Ma roo dengan mengakui pembunuhan yang dia lakukan sekitar 7 tahun yang lalu.

Petugas polisi bertanya apa Jae hee tidak ingin didampingi oleh pengacara. Jae hee berkata bahwa dia tidak perlu. Si polisi hanya perlu menulis semua pengakuannya sebelum dia berubah pikiran.


Eun gi pamit dan berkata kalau dia akan datang pagi-pagi. Dia juga memberitahu Ma roo bahwa dia berhutang budi pada Jae hee karena telah membiarkannya bertemu dengan Ma roo.


Ma roo berjalan di jalanan sunyi (Kenapa mesti yang sunyi-sunyi sih? Saya jadi ingat sama drama Bad Guy dimana Gun wook harus mati karena tidak ada yang menyelamatkan T_T)


Ma roo terjatuh. Dia terus berjuang untuk bangun tapi…

“Tadi Eun gi bertanya alasan aku tidak menghindari mobilnya sebelum tabrakan itu terjadi. Aku berkata bahwa aku tidak ingat tapi sebenarnya aku masih mengingatnya dengan jelas. Saat itu aku muak dengan hidupku yang menyedihkan dan saat itu aku berpikir aku bisa mengakhirinya dengan cara yang berbeda. Dan di kehidupan mendatang, aku berharap bisa kembali bertemu dengan Eun gi dan kami saling mencintai seperti orang lain…”

7 tahun kemudian.



Seorang anak kecil beranama Park Seul gi memperkenalkan dirinya di depan kamera yang direkam oleh Choco sendiri. Dia adalah anak Choco dan Jae gil ^_^



Jae shik membuka warung yang menjual ayam goring. Jae gil datang dan memesan 30 kotak (Jae gil bisnis apa ya? Terus Jae shik jadi lebih muda heheh)


Sekertaris Hyun datang mengembalikan sura cinta yang Jae shik kirimkan untuknya (buahaahahahah…) Sekretaris Hyun protes karena Jae shik banyak kesalahan menulis. Jae shik ngeles dengan berkata bahwa itu karena dia tidak tamat sekolah sewaktu kecil. Karena malu, Jae shik langsung meremas suratnya dan berniat membakarnya. Tapi Sekretaris Hyun mencegahnya. Maka jadilah mereka berebutan sura cinta. Jae gil yang ada di dekat mereka hanya tertawa melihatnya.



Pengacara Ahn sudah keluar dari penjara. Dia melihat Jae hee yang sedang menunggunya tapi Jae hee sedang tertidur. Pengacara Ahn mendekat tapi dia tidak mau mengganggunya jadi dia berjalan pergi. Jae hee yang terbangun berniat menyusul Pengacara Ahn tapi Pengacara Park datang dan menahannya.



Pengacara Park bertanya kapan Jae hee bebas. Jae hee menjawab beberapa bulan yang lalu. Dari pembicaraan Jae hee dan Pengacara Park diketahui bahwa Eun seok sekarang hidup bersama Eun gi dan mereka sangat akur. Tapi Jae hee belum berani menemui Eun seok. Dia meminta Pengacara Park untuk menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Eun gi kalau dia menemuinya.



Pengacara Park bertanya apa yang Jae hee pikirkan sekarang mengenai hidupnya. Jae hee menjawab dengan memberikan pengandaian, “Gunung yang ada di depan sana, bisakah aku mendakinya seorang diri?”

Di sebuah tempat di dekat laut…


Eun gi berlari sambil menggendong seorang anak. Dia meminta anak itu bertahan. Dia membawanya ke tempat praktek tapi si dokter sedang keluar. Dia meminta suster yang ada untuk menjaga anak itu karena dia harus pergi menutip pintu tokonya.


Eh? Tempatnya dekat sekali. Berhadapan dengan tempat prakter si dokter.



Eun gi kembali dan melihat sebuah sepeda sudah terparkir di depan. It means si dokter sudah pulang. Aaaa…dokternya Ma roo ^o^ (lebay hehehe..). Eun gi tersenyum lembut menatap Ma roo dari belakang.



Si anak (namanya Kang Myeong joo) bertanya kepada Ma roo bahwa apa benar dia pernah belajar di Amerika. Ma roo mengiyakan. Dia berkata bahwa setelah dioperasi dia pergi ke Amerika untuk belajar.

“Lalu kenapa dokter mau tinggal di tempat ini?” tanya Myeong joo. Ma roo berkata bahwa pemangdangnnya bagus dan dia mendengar kalau gadis-gadis di situ banyak yang cantik.


Eun gi langsung memberi kode kepada Myeong joo, “Kalau aku?”



Myeong joo lalu menanyakan pendapat Ma roo tentang Eun gi. Ma roo menoleh kepada Eun gi. Dia berpikir sesaat dan berkata, “Entahlah.” Hehehe Eun gi langsung cemberut.


Myeong joo kembali bertanya apa benar Ma roo hilang ingatannya. Ma roo mengangguk. “Lalu bagaimana Anda bisa jadi dokter?” tanya Myeong joo lagi. Ma roo tersenyum bahwa dia hanya tidak bisa mengenali wajah orang-orang yang dulu dia kenal dan dia sayangi.



“Tapi dokter, kenapa dokter bilang kalau sandwich yang unni jual itu enak? Orang bilang rasa sandwich unni tidak enak dan mengerikan. Jadi mereka pikir dokter itu aneh karena hanya dokter yang suka dengan sandwich unni. Bahkan dokter membelinya setiap pagi, siang dan malam. Apa memang enak?,” ucap Myeong joo. Karena malu Eun gi mencoba menghentikan ocehan Myeong joo. Ma roo hanya tersenyum dan mengangkat alisnya (I really love this scene… ^o^)



Ma roo sedang membaca Koran dan Eun gi sibuk mengambil fotonya. Ma roo melihatnya. Dia memanggil Eun gi dan meminta dia membawa kameranya. Dengan enggan Eun gi mendekat.



Ma roo menganbil kamera dari tangan Eun gi dan melihat foto-foto di kamera itu. Waah semuanya foto Ma roo. Ma roo bertanya apa Eun gi seorang paparazzi. Eun gi mengangguk sambil tertunduk malu.



“Apa kau menyukaiku?” tanya Ma roo. Dia menyuruh Eun gi untuk menjawab sambil menatapnya.

“Ya. Aku menyukai pria tampan,” jawab Eun gi terus terang. Sifat yang ini tidak berubah heheh.

Ma roo bertanya sejak kapan Eun gi menyukainya. Eun gi berkata sudah cukup lama. Ma roo ingin jawaban yang lebih spesifik. Tapi Eun gi memintanya untuk tidak bertanya lagi. Sekarang saja dia sudah merasa malu. Ma roo mengembalikan kamera Eun gi dan pergi.


Ma roo kembali ke toko Eun gi tapi saat itu tokonya tertutup. Eun gi sedang keluar. Ma roo lalu menungguinya di bangku yang ada di pinggir jalan.

Eun gi pulang dan melihat Ma roo yang sedang duduk sendiri. Dia pun memarkir sepedanya dan duduk di dekat Ma roo. Lama mereka hanya diam-diam-an (iiii gemes deh…)


Ma roo lalu menyodorkan sesuatu kepada Eun gi. Sebuah kotak merah


Eun gi mengambil kotaknya dan membukanya. Chingu ingat kan kotak itu isinya apa? Yup, cincin…



Eun gi tersenyum bahagia melihatnya. Begitu juga dengan Ma roo.


Ini adalah lanjutan monolog Ma roo…

“Dan aku akan bertemu kembali dengan Eun gi di kehidupan mendatang. Jika itu benar terjadi, aku ingin berkencan dan mencintai seperti orang lain. Aku ingin memulainya dari awal lagi. Itulah yang aku doakan. Aku akan mencari tahu orang seperti apa dia, aku akan selalu berusaha terlihat baik di hadapannya dengan belajar lagu yang disukai orang tuanya. Aku juga tidak akan pilih-pilih makanan. Aku akan menghapal semua lagu dari penyanyi favoritnya, pergi ke tempat yang sering dia kunjungi dan menunggunya sepanjang hari di tempat itu. Aku akan bilang aku merindukannya ketika aku rindu padanya. Aku senang dan berterima kasih. Aku rasa itulah yang aku pinta dalam doaku. Agar aku bisa berkencan seperti orang lain. Dan aku kembali mengucapkan doa ku itu.
Terima kasih. Sekarang, aku bahagia….”



THE END

Woaaaahhh TAMAT chingu. Bagaimana menurut kalian? 

Banyak yang bilang kalau sebenarnya Ma roo tidak hilang ingatan dan hanya berpura-pura. Well entahlah, saya tidak pedeuli. Yang jelas dia bahagia bersama Eun gi ^_^

Komentar saya:

I love the end, of course. Walaupun ini adalah akhir yang tidak saya duga (karena tidak ada yang meninggal). Semua orang berakhir bahagia, semua orang bisa menyadari kesalahannya dan memutuskan untuk menerima hukumannya, lalu memulai semuanya dari awal lagi.

Namun begitu, masih ada beberapa pertanyaan yang masih hinggap di benak saya sampai-sampai saya berpikir kalau mungkin sebaiknya Nice Guy ditambah 1 episode lagi (Hah! Bersedia episodenya ditambah setelah tahu akhirnya akan bahagia. Yah, begitulah saya heheh). Kalau versi saya, episode 20 itu bagusnya berakhir saat Ma roo terjatuh di jalan dan tidak sadarkan diri. Lalu episode 21 nya berkisah mengenai ‘penyelesaian’ dari semua masalah yang ada. Untuk Jae hee Pengacara Ahn, saya ingin tahu bagaimana mereka menjalani hukuman mereka, seberapa besar penyesalan yang mereka miliki. Lalu bagaimana mereka bisa memaafkan diri mereka sendiri untuk memulai semuanya dari awal.

Saya juga inginnya melihat bagaimana Eun gi berusaha membayar kesalahannya kepada Ma roo. Tapi mengingat sudah 7 tahun tapi mereka masih tidak bersama dan dia juga masih harus berpisah dari Maroo saat Ma roo ada di Amerika, itu sedikit membuat saya mengerti bagamana susahnya dia menjalani hari-harinya.

Ah, ada satu lagi yang saya ingin lihat senyumnya pada episode terakhir. It’s eun seok. Saya pernah menulis (entah di episode berapa) bahwa hubungan kakak-adik Eun ini juga menarik perhatian saya. Saya mau melihat bagaimana Eun gi yang sebenarnya benar-benar tersenyum dan mengusap kepala Eun seok dengan tulus. Tapi kemudian saya sadar bahwa di episode terakhir ini Eun seok harusnya sudah berumur belasan tahun. Mungkin karena tidak ada pemeran remaja yang mirip dengan Eun seok kecil kali ya, makanya dia tidak muncul pada akhir episode?

Well, apa pun itu, saya berterima kasih kepada Lee Khyun Hee yang telah membuat sebuah cerita yang menarik untuk ditonton. Semoga kita melakukan refleksi atas cerita dalam drama ini.

Saya juga mau berterima kasih pada semua chingu yang suda mampir ke blog saya untuk membaca sinopsis Nice Guy yang saya tulis, dan juga untuk mereka yang sudah memberikan komentarnya. Sekali lagi terima kasih…

Entah ada berapa follower dan teman yang saya dapat karena sinopsis Nice Guy ini. Thank you, guys! Gomaewoyo, chingu! *membungkuk 90 derajat

See you di sinopsis berikutnya ^_^

[update]

Buat yang mau lebih jelas mengenai ending drama ini, silahkan baca di sini