Showing posts with label Jang Geun-suk. Show all posts
Showing posts with label Jang Geun-suk. Show all posts

20 May 2012

[Behind the Scene] Love Rain Video

Kali ini saya posting video dari the making of Love Rain. Video berikut menunjukkan keakraban antara Yoona dan Jang Geun suk di lokasi syuting drama Love Rain...

Ini adalah scene adegan mabuk Hana. Kalau tidak salah ini ada di episode 9 (I love this scene in the drama. Lucu....)



Di video berikut adalah gabungan beberapa scene. Salah satunya adalah scene dimanan Seo jun menggendong Hana yang mabuk... Terlihat Yoona menepuk-nepuk punggung Keun suk karena adegan gendong tersebut harus diulang-ulang.



Di video ini juga ada beberapa scene yang ter-inlclude. Ada adegan dimana Seo jun mabuk dan akhirnya saling pukul dengan pengunjung lain dan juga saat Hana menjadi model dan pengambilan gambarnya dilakukan di pinggir pantai. Di scene ini, Seo jun selalu memarahi Hana.



Credit: LoveRainTV

19 May 2012

[Behind the Scene] Love Rain Picture

Ini adalah beberapa pic dari lokasi syuting Love Rain yang sepertinya akan mengundang senyum bahkan mungkin tawa Anda :D






Yang berikut ini benar-benar lucu. Semua anak eels (fan club JKS, red) pasti dah tau bagaimana hilariousnya nih aktor yang satu ini. Ada satu adegan di episode 1 Love Rain dimana In Ha (peran JKS, red) melukis Yoon hee yang sedang duduk di taman. Di adegan terlihat kalau In ha melukis dengan sangat serius dan hasilnya sketsa Yoon hee terlihat cantik.



Siapa sangka kalau ternyata hasil dari sketsa wajah Yoona yang dibuat JKS yang asli adalah berikut:



LOL :D


Credit: en.korea.com

18 May 2012

[Download] Ringtone Love Rain


Sewaktu nonton Love Rain, bukan hanya jalan ceritanya yang menarik perhatian saya. Tapi juga ringtone SMS dan telepon dari Hana dan Seo jun sangat lucu. Jadi kepengen juga.

Kalau berminat, nih:

1. SMS Seo Jun [download]

2. SMS Hana [download]


3. Telepon Jung Hana yang super ribut [download]

*klik link, tunggu 5 detik lalu klik 'skip ad'


17 May 2012

Jang Geun-suk Menyanyikan OST Film Animasi Jepang


Setelah membintangi banyak drama dimana dia ikut serta menyanyikan soundtracknya, kali ini Jang Geun-suk akan kembali menyanyikan salah satu OST dari film Animasi di Jepang yang berjudul "Fairy Tail", yang akan diputar di bioskop pada 18 Agustus. Judul lagunya sendiri adalah '200 Miles'.

Lagu '200 Miles' ini juga termasuk dalam album solo perdana Sukkie yang akan launch pada 30 Mei.

"Ini adalah pertama kalinya lagu saya menjadi soundtrack untui sebuah film animasi. Saya harap para penonton akan menikmati film dan lagu tersebut," kata Sukkie.


Credit: www.hancinema.net

26 April 2012

[Love Rain - Yoons SNSD] Kim Yoon hee v.s Jung Ha na


Buat K-drama lovers pasti dah tahu kalau di drama Love Rain, Yoon SNSD memerankan dua karakter di zaman yang berbeda. Di tahun 1970an, Yoon berperan sebagai Yoon hee, bunga kampus yang feminim dan pemalu. Di tahun 2012, dia memerankan karakter Ha na yang tidak lain adalah anak dari Yoon hee. Tapi sifat mereka berdua berbeda.

Berikut adalah perbedaan expresi wajah dari Yoon heed an Hana. What do you think? (Maaf gambarnya berantakan coz di photoshop sekenanya ^_^)






I think, Hana’s glare is no kidding heheh.

I Love this drama karena menceritakan dua kisa cinta. Walau di beberapa episode awal, alurnya agar lambat, tapi di masa modern, alurnya lebih menarik dan lucu. I can’t stop laughing :D



17 April 2012

OST drama by SNSD

Tahun 2012 adalah tahun buat SNSD mengisi soundtrack drama Korea. Setelah Taeyeon, the leader, yang membawakan OST drama King of 2 Hearts yang dibintangi Ha Ji won bersama Lee Seung gi, menyusul Tiffany untuk drama Love Rain yang dibintangi Yoona dan Jang Geun suk.
Dan beberapa hari yang lalu giliran Seohyun, the maknae, yang merilis OSTnya untuk drama Fashion King yang juga dibintangi oleh bintang SNSD, Yuri, bersama Yoon Ah in. Setelah Seohyun, berikutnya adalah Sooyoung untuk drama “Feast of Gods.”

Berikut adalah daftar OST yang pernah dibawakan oleh ke empat member SNSD di atas

1. Taeyeon


Kalau yang satu ini, boleh dibilang ratu Soundtrack heheh. OST yang pernah dia bawakan adalah
– If (OST. Hong gil dong) ---> [download]
– Can You Hear Me (OST. Beethoven Virus) ---> [download]
– It’s Love‘ (OST. Heading to the Ground). Di lagu ini dia duet bersama Sunny ---> [download]
– I Love You (OST. Athena) I really like this song ---> [download]
– Missing You Like Crazy (OST. King 2 Hearts) ---> [download]

2. Sooyoung


– Kkok (OST. Working Mom). Di lagu ini dia duet bareng Yuri ---> [download]
– I am (OST. Inuyasha, Kor. Ver). ---> [download]
– OST. Feats of the Gods (judulnya belum tahu coz belum rilis)

3.Tiffany


– By Myself (OST. Jang Myung Go) ---> [download]
– Because It’s You (OST. Love Rain) I also like this song ---> [download]


4. Seohyun



– It’s Okay Even If It Hurts (OST. Kim SooRo) ---> [download]
– I'll wait for You (OST. Fashion King) ---> [download]

13 April 2012

Sinopsis Love Rain (Maaf!)

Setelah kejar-kejaran dengan Indosiar untuk membuat sinopsis Twinkle Twinkle, saya memutuskan untuk give up terhadap drama Love Rain. Capke. Lagian sudah banyak situs atau blog yang menuliskannya. Mungkin next time, jika ada drama yang Indosiar putar tapi yang menuliskan sinopsisnya hanya sedikit, saya akan mencoba. Mianhae ya. Silahkan kunjungi blog Pelangi drama kalau mau membaca sinopsis Love Rain selanjutnya.

06 April 2012

Love Rain Episode 2 (part 2)


Di tempat makan, Chang mo curhat tentang masalah In ha, Dong wook, dan Yoon hee. Tapi dia mengumpamakannya dengan rumus X dan Y. Jadinya, dia bingung sendiri untuk menjelaskannya hehe..

Hye jung lalu berkata bahwa seharusnya Chang mo meminta maaf pada In sook karena kelakuannya sudah keterlaluan padahal In sook sangat menyukainya (Saya lupa sejak kapan In sook kemudian menyukai Chang mo padahal awalnya dia tergila-gila pada In ha). Menurut Hye jung, Chang mo harusnya merasa kasihan padanya.

Tapi Chang mo berkata kalau dia justru iri pada In sook karena punya keberanian yang besar untuk mengatakan perasaan sukanya pada orang lain. Padahal ada banyak orang yang tidak bisa seperti itu karena alasan tertentu. Hye jung bertanya contoh alasannya.

Chang mo menjelaskan kalau mungkin saja karena orang yang disukai itu menyukai orang lain atau karena ada orang lain yang menyukai orang yang disukai (waaaah baru sadar saya kalau kalimat ini didominasi oleh kata suka hehe), atau mungkin karena orang itu tidak pantas untuk menyukai orang yang disukainya.

Hye jung berkata kalau orang itu keterlaluan. Hanya karena takut terluka, dia tidak mau mengatakan perasaannya. “Jika menyukai seseorang, katakan saja. Kalau aku jadi orang itu, tidak peduli apa pun aku akan mengatakannya. Memang siapa yang bersikap seperti itu?” Tanya Hye jung.

“Aku menyukaimu. Aku bilang aku menyukai mu,” Chang mo menjawab pertanyaan Hye jung. Hye trkejut dan sedikit bingung. Tapi Chang mo berkata sambil memegang tangan Hye jung kalau dia menyukainya sejak awal. Hanya saja dia merasa minder dengan kehidupannya yang miskin dan jumlah keluarganya yang banyak (punya lima adik laki-laki). Selain itu, karena Hye jung menyukai orang lain, jadi dia hanya bisa menahan perasaannya.


Saat melihat tangannya yang memegang tangan Hye jung, Chang mo sadar apa yang sudah dilakukannya. Dia langsung berdiri dan memarahi dirinya sendiri lalu pergi meninggalkan Hye jung yang masih kaget atas pengakuan Chang mo.


Yoon hee tampak kesal karena Dong wook membuntutinya padahal dia ingin sendiri. Tapi Dong wook tidak menyerah. Dia bertanya apa yang terjadi pada Yoon hee. Yoon hee meminta Dong wook untuk berhenti.

“Berhenti mengikutimu atau berhenti menyukaimu?” Tanya Dong wook (aigooo)

Sambil menahan tangisnya Yoon hee bertanya apa yang Dong wook sukai dari dirinya. Terlebih Dong wook tidak tahu apa-apa tentang dirinya.


“Karena kau mirip dengan orang yang aku kenal,” kata Dong wook saat Yoon hee sudah berjalan menjauh darinya. Yoon hee berbalik. “Ibuku yang meninggal saat aku masih kecil. Bisakah ini jadi alasan?” lanjutnya.

In ha masih duduk sendiri dalam studio lukis padahal hari sudah gelap. Dia kemudian mulai membereskan lukisan-lukisan yang masih berserakan di atas lantai. Yoon hee berkata kalau dia juga kehilangan orang tuanya saat dia masih kecil.



Tiba-tiba hujan. Dong wook menarik Yoon hee untuk berteduh di depan sebuah toko.

“Apa kau mau kencan denganku?” Tanya Dong wook, Yoon hee terkejut.

In ha: Awal dari kisah seseorang adalah akhir dari kisah orang lain. Butuh waktu tiga detik untuk bisa langsung mencitai seseorang. Tapi untuk berhenti mencintai seseorang, jelas butuh waktu lebih dari tiga detik (jadi ingat lagu dari ST 12 ^^). Pada hari itu, seseorang menjadi pengecut, seseorang berkata jujur, hati seseorang berdebar-debar, dan itu adalah masa muda yang menyakitkan bagi kami semua.


In ha berlari. Dia mencari sebuah alamat (alamat Yoon hee). Sepertinya dia kembali ingin mengatakan perasaannya. Tapi kemudian dia melihat Yoon heed dan Dong wook. Mereka terlihat bahagia. Dan kembali, In ha hanya bisa bersembunyi dan memandang mereka dari jauh.


In ha, Dong wook, Chang mo, Hye jung, dan In sook akan berangkat ke Haksu untuk berlibur. Tapi Chang mo belum tahu kalau gadis-gadis itu juga akan ikut. Jadi saat tahu, dia langsung gugup. Dia ingin menghindar.

“Karena In sook?” tebak Dong wook. Chang mo membenarkan.

“Baiklah, aku akan duduk di samping In sook. Kau (Chang mo, red) duduk di samping Hye jung,” kata In ha (hah, belum tahu mereka apa yang sudah terjadi).

Chang mo berkata kalau dia lebih tidak suka Hye jung karena bau parfum dan selalu ber make-up. Selain itu, Hye jung cerewet. Chang mo terus menjelek-jelekkan Hye jung dan memuji In sook tanpa sadar kalau Hye jung dan In sook sudah ada di belakangnya. Bukan main bahagianya In sook saat mendengar perkataan Chang mo :D


Hye jung mencari Yoon hee. Dong wook berkata kalau sepertinya Yoon hee tidak akan datang karena dia sudah menembaknya. Kalau dia datang, artinya dia mau menjadi kekasih Dong wook. Kalian bisa lihat ekspresi In ha (makanya jangan telat.....)




Di atas kereta, Chang mo lebih memilih duduk di samping In sook. Hye jung menebak-nebak apakah Yoon hee akan datang atau tidak. Chang mo bicara pada dirinya sendiri. Jika Yoon hee datang, itu tidak bagus. Tapi kalau dia tidak datang, tetap saja, juga tidak bagus. Hye jung dan In sook tidak mengerti dengan apa yang Chang mo katakan.


Semua penumpang sudah naik, tapi Yoon hee belum muncul. Dong wook sudah menyerah menunggu. Dia naik ke kereta lebih dulu.

In ha: Jika bukan hari ini, mungkin aku tidak akan sempat lagi melihatnya (kurang ngerti juga apa maksudnya)



Tapi kemudian Yoon hee muncul sambil berlari. Kereta mulai berjalan. Entah senang karena melihat yoon hee atau tidak sadar, In ha meneriaki Yoon hee agar berlari lebih cepat. Dia bahkan mengulurkan tangannya dna menarik Yoon he eke atas kereta (padahal dia tahu kalau Yoon hee ikut bersama mereka artinya dia dan Dong wook akan jadian).




Saat Dong wook datang karena tahu kehadiran Yoon hee, Yoon hee langsung melepaskan tangannya dari tangan In ha. In sook sangat senang dan yang lain mengucapkan selamat. In ha sepertinya baru sadar atas konsekuensi pertolongannya tadi.


Tiga pemandangan yang berbeda ^^


Mereka menikmati liburan mereka dan bermain Hide n Seek (petak umpet). In sook bersembunyi bersama Chang mo sementara In ha bersembunyi di tempat yang sama dengan Yoon hee. Dia memberi selamat pada Yoon hee. Yoon tidak terlihat begitu senang mendengarnya. Tapi dia mengucapkan terima kasih dan berkata kalau itulah yang semua orang inginkan darinya. Bahkan In ha sendiri sering mengatakannya.



Dong wook meminta maaf pada Yoon hee karena mengatakan tentang hubungan mereka pada yang lain. Itu karena dia tidak yakin kalau Yoon hee akan datang. Dong wook juga berterima kasih dan berkata akan berusaha sebaik-baiknya. Yoon hee tersenyum tapi saat Dong wook tidak melihatnya, dia terlihat tidak bahagia dengan keputusannya.



Chang mo dan Hye jung jalan bersama. Hye jung berkata kalau ada hal yang ingin dikatakannya. Chang mo tahu. Dia tahu kalau sejak dulu Hye jung sangat menyukai In ha. Hye jung tidak perlu khawatir. Hye jung meminta maaf karenanya dan juga berterima kasih karena Chang mo telah mengatakannya.


In ha, Dong wook, dan Chang mo mempersembahkan sebuah lagu.


Setelah tampil bertiga, lagu selanjutnya adalah lagu yang In ha tulis dan akan dia bawakan sendiri. Sebelum mulai bernyanyi, In ha berkata kalau ada sesuatu yang ingin dia katakan. Dia akan menyampaikannya setelah dia membawakan lagu yang dia beri judul “Love Rain” (Sarang Bi).

On the raining evening I saw you
Sudah lama aku ingin bertemu denganmu
Kau tidak punya payung jadi aku memintamu,
“Ikutlah bersamaku,”
Hujan Cinta itu turun



“Siapa yang kau pikirkan saat enulis lagu ini?” Tanya Dong wook.

“Siapa gadis itu?” Tanya yang lain.

“Apa itu gadis tiga detik mu? Apa dia yang akan kau katakana kepada kami?” Tanya Dong wook lagi.

“Aku...”

BERSAMBUNG


PREVIEW:

In ha akhirnya menyatakan perasaannya kepada Yoon hee. Hye jung dan Dong wook akhirnya juga tahu tentang perasaan In ha dan Yoon hee. In ha berkata kalau dia tidak akan melepaskan Yoon hee lagi. Dia berteima kasih dan juga meminta maaf (kata maaf inilah yang membuat saya penasaran akan kisah selanjutnya)...
Episode 2 part 1

Episode 1 part 2

Episode 1 part 1

04 April 2012

Love Rain Episode 2 (part 1)



Episode ini diawali dengan setting dimana sebuah festival berlangsung. Ketiga sahabat, the C’est La Vie, bernyanyi di hadapan banyak orang, termasuk Yoon hee, Hye jung, dan In sook.Mereka kemudian bermain game seperti lempar bola air dan bela diri. Dong wook merasa haus. Dia, Chang mo, dan In sook pergi membeli minum.



Hye jung kemudian mengajak mereka bermain tembak apel. Jika berhasil memanah apel, maka hubungan orang itu akan berjalan lancer dengan nama orang yang dia tulis. Selain itu, mereka juga bisa dapat bonus boneka. Hye jung meminta In ha bermain. In ha sedikit terkejut. Tapi Hye jung beralasan kalau dia hanya ingin mendapatkan hadiah bonekanya.


In ha berhasil pada kesempatan kedua. Hye jung sangat senang sementara Yoon hee terlihat sedih. Hye jung kemudian meminta In ha menembak sekali lagi untuk Yoon hee.


Tembakan pertama...GAGAL

Tembakan kedua...MELESET

“Ini tembakan terakhir,” kata Hye jung.

“Lupakan saja,” kata Yoon hee.


In ha benar-benar serius dengan tembakannya yang terakhir ketika Dong wook datang dan bertanya mereka sedang bermain apa. Saat tahu kalau tembakan itu untuk Yoon hee, Dong wook ingin mengambil alat panah In ha.

“Kau tahu aku pemanah yang hebat,” kata Dong wook.

“Aku akan melakukannya,” tolak In ha (Harga diri cowok dipertaruhkan hehe) Tembakan ketiga...BERHASIL

Tapi In ha langsung pergi tanpa berkata apa-apa. Chang mo bicara pada dirinya sendiri.

“Kenapa dia sangat serius? Apa dia benar-benar menyukainya?”

Dong wook yang mendengarnya bertaya, “Siapa yang kau maksud?”

Chang mo gelagapan menjawab, “Ah tidak. Bukan siapa-siapa. Kau mau minum?”

Malam tiba. Mereka berkumpul untuk minum anggur beras (ini bukan soju ya?). Yoon hee tidak meminum minumannya. Dengan senang hati Dong wook menghabiskan minuman itu untuknya.


Mereka main games dan In ha kalah. Sepertinya orang yang kalah harus menjawab pertanyaan dengan jujur. Hye jung bertanya apa In ha masih ingat perkataanya sendiri tentang alasan mengapa In ha tidak mau melukis orang/manusia.

“Kau ingin melukis orang kau cintai kan?” Tanya Hye jung. In ha mengangguk. Hye jung langsung menoleh ke Yoon hee (yang artinya “ucapanku benar ‘kan?”). “Aku penasaran ingin tahu siapa orang itu,” lanjut Hye jung.




Permainan berlanjut. Kali ini Dong wook yang kalah. Hye jung kembali bertanya. “Apa yang membuat Yoon hee berbeda dari gadis-gadis yang lain?” Don wook berpikir. “Hatiku yang mengatakannya,” jawab Dong wook. “Kali ini aku serius,” lanjutnya. Tapi tidak ada respon. “Kenapa? Apa kalian tidak lihat kalau sekarang aku benar-benar serius?”

Chang mo meragukannya karena menurutnya Dong wook sering mengatakan hal yang sama pada gadis lain. Tapi Hye jung mendukung Dong wook karena Dong wook sampai mampu menjelaskan tentang kutipan dalam Love Story.

Dalam cinta, kita tidak perlu meminta maaf. Karena cinta datang dari hati. Hye jung mengerling Yoon hee karena Yoon hee pernah berkata kalau Yoon hee menyukai Dong wook karena ucapannya saat mereka bertemu dalam kencan buta.

“Oh..tapi sebenarnya In ha lah yang memberitahukan kalimat itu kepadaku,” aku Dong wook.

Hye jung terkejut dan berkata kalau Yoon hee justru menyukai Dong wook karena dia mengatakan kalimat itu. Suasana jadi kaku selama beberapa saat. Untungnya pesta kembang api dimulai. Jadi perhatian mereka teralihkan karena keindahan cahaya si fireworks.


Mereka lalu bergabung dalam sebuah pesta dansa. In ha berpasangan dengan Hye jung. Sebelum mulai, Dong wook memberitahu In ha kalau dia akan pulang duluan. Dia akan menembak Yoon hee (Omo...). Dia juga minta dukungan dari In ha.
“Ya,” jawab In ha, singkat.

Hye jung sangat menikmati tariannya. Yoon hee terlihat tidak nyaman sementara In ha berusaha mencuri pandang kea rah Yoon hee. Dalam tarian ini, setiap orang akan berkeliling. Jadi mereka akan menari berpasangan secara bergantian (susah menjelaskannya tapi semoga pembaca mengerti). Dan pada akhirnya, Yoon heed an In ha bertemu.



Kaku...itulah penggambarannya. Pada saat mereka kembali harus bertukar pasangan, In ha menahan tangan Yoon hee.

In ha: Aku ingin melarangnya untuk pergi. Dan saat itu aku tahu kalau aku tidak dapat berhenti, seberapa keras pun aku berusaha.



Pesta sudah selesai. Dong wook memanggil Yoon hee. Tapi saat berjalan, seseorang menabrak pigura (?) yang ada di pintu masuk. Ikatannya lepas dan benda itu jatuh tepat kea rah Yoon hee.

“YOON HEE,” teriak Dong wook dan berlari. Yoon hee hanya membeku melihat benda itu jatuh ke arahnya. Seseorang melindungi Yoon hee. Bukan Dong wook, tapi In ha. Benda itu jatuh mengenai punggung In ha. Tangannya juga terluka karena menahan beban tubuhnya dan Yoon hee.


Yoon hee, Chang mo, dan Hye jung menunggu di depan kamar perawatan. Mereka cemas karena tidak diperbolehkan masuk. Chang mo berkata harusnya Dong wook yang melindungi Yoon hee (aduh Chang mo....). Hye jung tidak tahan. Dia ingin mencari udara segar. Chang mo juga demikian. Sementara Yoon hee tertunduk terus, merasa bersalah dan khawatir.

Dong wook keluar dari ruangan dan heran karena tidak melihat Chang mo dan Hye jung. Dia menyuruh Yoon hee untuk masuk.



Dong wook menyuruh In ha untuk menghibur Yoon hee karena terlihat sangat shock. Dong wook meninggalkan mereka berdua untuk mencari yang lain. In ha berkata kalau dia baik-baik saja tapi Yoon hee terlihat menahan tangisnya sambil meminta maaf. Dia mengira sesuatu yang buruk akan terjadi. Dia juga teringat akan orang tuanya yang meninggal dalam kecelakaan mobil karena melindunginya.


Chang mo datang. Dia menatap Yoon hee yang membelakanginya karena tidak ingin kedapatan menangis. Chang mo semakin yakin.



Saat pulang, Chang mo (yang merupakan teman sekamar In ha) bertanya jika In ha ingin mengatakan sesuatu padanya. Misalnya masalah dengan gadis. Dia bertanya seperti itu sampe 3 kali hehe.

Dong wook tiba-tiba membuka pintu kamar. Chang mo terkejut dan bertanya kenapa dia datang ke kamar mereka. Dong wook berkata kalau dia langsung ke kamar mereka setelah mengantar Yoon hee pulang. In ha meminta maaf karena rencana Dong wook batal gara-gara dirinya. Dong wook menjawab dengan santai kalau dia tidak mungkin menjalankan rencananya saat temnnya terluka (oo... Dong wook yang baik hati).



Esoknya, Yoon hee membuatkan makan siang (kimbap) buat In ha. Sementara In ha mencoba meggambar dengan tangannya yang diperban. Sulit. In ha menutup lemarinya tapi ternyata pintunya kembali terbuka tanpa dia sadari.

In ha bertemu dengan Yoon hee yang membawakan bekal di luar gedung.



Hye jung dan In sook berada di café. Selesai bernyanyi Chang mo bergabung dengan mereka. Hye jung menanyakan kabar In ha. Chang mo berkata dia susah makan dan berpakaian. Hari ini gitar yang In ha pesan juga sudah datang. Dia kasihan pada In ha karena tidak akan bisa memainkannya.

Chang mo melihat In sook sedang menyusun korek api. Dia curiga lalu menanyai In sook untuk siapa In sook menyusun korek-korek itu.

“Bukan untukku kan?” Tanya Chang mo. In sook tersenyum.

“Orang bilang kalau berhasil menyusun seratus pasanga korek api, maka harapan ku akan terkabul,” jawab In sook. Chang mo menelan ludah.

“Harapan itu tidak ada kaitannya dengan ku kan?” Tanya Chang mo lagi.

“Harapannya agar kita bisa saling mencintai,” jawab In sook haha..

Dengan segera Chang mo menghancurkan apa yang sudah In sook susun. In sook dan Hye jung terkejut. Chang mo bahkan memberikan korek api yang dia ambil kepada orang lain :D (poor In sook!)


In ha dan Yoon hee duduk di taman. Yoon hee berkata dia membawa makan siang (kimbap yang lebih mudah dimakan) untuk In ha karena dia berpikir kalau In ha akan kesulitan makan (menggunakan sumpit atau sendok).

“Aku harus ke tempat lain,” kata In ha tanpa menyentuh pemberian Yoon hee.


Dengan kecewa Yoon hee meninggalkan In ha. Tapi kemudian berdiri dan memanggil Yoon hee. Dia bertanya jika Yoon hee punya waktu karena dia butuh bantuan.

In ha mengajak Yoon hee ke tempat penjualan gitar. Si penjual mengira kalau Yoon hee adalah kekasih In ha. In ha menyangkal dan mengatakan kalau Yoon hee hanya temannya tapi si penjual tidak begitu percaya :)

In ha ingin mencoba gitar baru yang ingin dia beli tapi karena tangannya sakit, dia tidak bisa memainkannya. Karena itu dia meminta bantuan Yoon hee. Dia akan memainkan nadanya dengan tangannya yang tidak dan Yoon hee hanya perlu memetik senar gitarnya. Mereka bernyanyi bersama.


Dalam perjalanan pulang In ha bertanya seperti apa orang tua Yoon hee. Ayah Yoon hee adalah guru di sebuah sekolah (di sub nya tertulis grammar school). Dia pernah memberikan sebuah jam tangan pada ibu Yoon hee yang kemudian diberikan kepada Yoon hee. Tapi beberapa waktu yang lalu Yoon hee menghilangkannya. Yoon hee berkata kalau dia selalu menghilangkan barang karena diarynya juga hilang beberapa hari yang lalu.


Yoon hee juga berkata kalau orang tuanya sangat suka “Love Story”. Karena itulah dia juga ingin menontonnya saat film itu diputar kembali di bioskop.

In ha meminta maaf karena dialah penyebab Yoon hee tidak bisa menontonnya. Yoon hee tanpa sadar berkata kalau dalam cinta, kita tidak perlu meminta maaf (O ou). Yoon hee segera meralat dengan mengatakan bahwa itu tidak berarti dia menyukai In ha (aduuh, tapi iya sih. Zaman dulu kan pamali cewek nembak duluan).


“Apa kau ingin menontonnya sekarang?” Tanya In ha tiba-tiba.



Sayang, slot untuk film Lover Story sudah tergantikan dengan film lain.


“Kalau aku menemukan bioskop lain yang masih memutarnya, apa kau masih menontonnya bersamaku?” Tanya In ha. Yoon he mengangguk.


Chang mo berusaha menyusun 100 batang korek api. Hye jung bertanya apa harapan Chang mo kalau dia berhasil.

“Kejayaan negeri dan rakyatnya,” jawabnya (hah!)

Tiba-tiba Dong wook datang membawa kabar baik. Tanggal mereka tampi di radio show sudah ditentukan. Jadi dia bertanya dimana In ha karena dia ingin memberitahukan berita itu kepadanya.


In ha mengajak Yoon hee untuk memakan bersama kimbab yang Yoon hee bawa. Tanpa sengaja Yoon hee melihat sebuah sketsa wajah yang belum jadi. In ha sangat terkejut dan langsung membalik gambar itu. Dia menjelaskan kalau itu adalah gambar Hye jung karena Hye jung sangat ingin dilukis (kojimal...). Yoon hee lalu pamit karena merasa telah mengganggu In ha yang sedang sibuk. In ha menahannya. In ha pergi mengambil air.


Sementara itu, Yoon hee melihat lukisan yang tadi dibalik oleh In ha dan teringat perkataan Hye jung yang mengatakan bahwa In ha hanya melukis orang yang dia cintai. Wajah Yoon hee terlihat kecewa (atau sedih?) Selain itu, Yoon hee melihat-lihat studio lukis itu.


Dong wook, Chang mo, dan Hye jung menuju studio lukis.


Yoon hee melihat sebuah lemari yang terbuka. Lemari itu adalah tempat In ha menaruh lukisan-lukisan Yoon hee. Dia mendekatinya.

In ha yang sedang mengambil air seperti teringat sesuatu. Dia lalu berlari.



Yoon hee membuka lemari itu. Dia melihat satu per satu lukisan yang ada di dalamnya. Karena kaget melihat apa yang dia lihat, dia menjatuhkan semua lukisan yang tadi dipegangnya. Dia akhirnya melihat semua lukisan dirinya yang dibuat oleh In ha.



In ha menerobos pintu studio. Dia mendapati Yoon hee sedang membereskan lukisan yang tadi dijatuhkannya. Yoon hee terkejut, begitu pun In ha. Yoon hee langsung berlari meninggalkan In ha.



Yoon hee terlihat agak bahagia begitu tiba di depan gedung. In ha menyusulnya untuk menjelaskan sesuatu. Tapi karena terlalu banyak orang, dia lalu menarik Yoon hee ke taman.



Di sana In ha menjelaskan tentang lukisan yang Yoon hee lihat. Sepertinya In ha akan menyatakan perasaannya tapi kemudian mereka melihat Chang mo dan Dong wook. Mereka langsung berbalik karena tidak ingin Chang mo dan Dong wook melihat mereka.


Begitu ketiga orang itu menjauh, Yoon hee berkata kalau dia akan mendengarkan apa yang akan dikatakan In ha lain waktu saja (sepertinya Yoon hee sudah berharap akan ditembak oleh In ha). Tapi In ha malah mengatakan hal sebaliknya. Dia tidak ingin Yoon hee salah paham atas apa yang sudah dilihatnya.

“Lukisan-lukisan itu tidak berarti apa-apa. Mereka hanya pemandangan buatku. Kebetulan saja kau ada di dalam pemandangan yang ingin aku gambar hari itu,” kata In ha.


Yoon hee jelas terlihat kecewa mendengarkan perkataan In ha. Dia bertanya apakah itu yang memang ingin dikatan In ha. In ha meng iya kan. Selain itu, dia juga melarang Yoon hee untuk membawakan makan siang untuknya karena tangannya sudah baikan (secepat itukah?). Dan yang lebih penting, dia tidka ingin sahabat terbaiknya, Dong wook, salah paham kepadanya. Yoon hee berkata kalau dia mengerti dan segera pergi meninggalkan In ha.


Chang mo masuk lebih dulu untuk mengejutkan In ha. Tapi yang dia dapati bukannya In ha melainkan lukisan-lukisan Yoon hee yang berserakan di lantai. Dia berusahan membereskannya tapi belum selesai Dong wook dan Hye jung sudah datang. Dia langsung mendorong kedua orang itu keluar dari studio.


Dong wook yang kaget lalu bertanya lukisan apa yang tadi dilihat Chang mo.
Tapi Chang mo berkata bukan apa-apa. Dong wook menebak kalau itu pasti lukisan Chang mo saat dia menjadi model tanpa busana sewaktu dihukum kedapatan mencuri :D Chang mo membenarkan. Hye jung dan Dong wook malah jadi lebih semangat untuk melihatnya. Tapi Chang mo yang kelabakan malah berniat melepaskan pakaiannya agar mereka berhenti penasaran hahah...

Saat berjalan keluar dari gedung, Dong wook melihat dari jendela Yoon hee yang sedang berjalan di taman. Dia langsung berlari mengejar Yoon heed an meninggalkan Chang mo dan Hye jung.

In ha kembali ke studio. Jelas terlihat kalau dia sangat menyesali apa yang sudah dia katakan.


Episode 2 part 2

Episode 1 part 2

Episode 1 part 1