31 May 2013

[Sinopsis] The 3rd (Third) Hospital Episode 20 part 2 (Final)


Hari dimana para anggota Dewan meminta pertanggungjawaban atas proyek kerjasama RS akhirnya tiba. Dr. Lee memberitahu dr. Yang bahwa yang akan melakukan presentasi adalah Seung hyun karena dr. Kim Hayoon sudah menunjuknya.




Anggota dewan bertanya kenapa mereka tidak melihat dr. Kim. Dr. Yang memberitahu mereka bahwa dr. Kim sedang sakit. Jadi yang akan melakukan presentasi adalah anaknya. Anggota dewan tadi langsung protes karena setahu mereka Doo hyun sedang terkena sanksi. Jadi dia tidak pantas untuk hadir di pertemuan itu. dr. Yang menjawab dengan santai bahwa dr. Kim punya kejutan untuk mereka.



Seung hyun masuk dan berdiri di podium untuk menyampaikan laporan dari hasil proyek kerjasama mereka. Tapi yang ditampilkan oleh Seung hyun adalah penelitian dari Doo hyun yang berkaitan dengan BBB. Para anggota dewan tidak menganggap itu sebagai proyek kerjasama karena penelitian tersebut sudah lebih dulu dilakukan di Universitas Korea.




Dr. Choi beralasan bahwa mereka tidak bisa memulai dari awal sebuah penelitian dan mencapai hasilnya hanya dalam 6 bulan. Mendengar itu para anggota dewan berang karena awalnya dr. Choi menggebu-gebu bahwa mereka akan sanggup melakukan kesepakatan mereka.

Seung hyun mencoba menengahi dan meminta mereka untuk tidak menyalahkan salah satu bidang pengobatan karena keduanya memiliki keterbatasan. Jadi akan lebih baik jika keduanya bekerja sama.

Tapi janji tetaplah janji. Anggota dewan ingin bukti bahwa perkelahian yang mereka saksikan 6 bulan lalu antara kedua departemen ini (Western dan Eastern, red) tidak akan terulang lagi. Dan bukti itu ingin mereka lihat dari hasil proyek kerjasama seperti yang sudah mereka janjikan.

Dr. Choi meminta tambahan waktu, tapi para anggota dewan menolaknya. Dan dari apa yang mereka lihat hari ini, mereka menyimpulkan kalau proyek tersebut tidak berhasil.



“Bukti nyata dari proyek kerjasama?” Tanya dr. Kim Hayoon yang tiba-tiba muncul. Semua dokter RS yang ada di ruangan itu segera berdiri.

Dr. Kim menyampaikan alasan dia datang ke ruangan itu. Dia datang untuk memberikan bukti nyata dari proyek kerja sama RS Seohan. Semua orang bingung dan tidak mengerti dengan ucapan dr. Kim.



Dr. Kim lalu berdiri dengan dibantu oleh Hye in. “Aku. Aku adalah buktinya,” ucap dr. Kim.

Dia lalu menceritakan apa yang terjadi beberapa hari yang lalu saat dia terjatuh di bukit dan bagaimana kedua anaknya yang berbeda bidang pengobatan menyelamatkannya. Pengobatan Oriental telah membantu untuk membiusnya sebelum Doo hyun membedah kepalanya. Dan setelah operasi, Seung hyun kembali memulihkannya dengan teknik pengobatan Oriental.


Semua yang mendengar langsung bertepuk tangan.


Pertemuan telah selesai dan para anggota dewan siap pamit. Mereka berkata bahwa hasil yang mereka dapatkan tidaklah seperti yang mereka duga. Jadi mereka masih akan terus memonitor perkembangannya. Dr. Yang menjawab bahwa walaupun tidak tahu kapan, tapi mereka yakin kerjasama antar dua bidang pengobatan yang berbeda akan menjadi salah satu system pengobatan yang menjanjikan di masa depan.


Bos mafia terlihat muncul kembali ke RS Seohan.



Dr. Min yang sedang memproduksi ramuan herbal mendapat telepon dari Seung hyun yang memintanya memeriksa seorang pasien. Dia tidak bisa karena dia sedang mendaki. Hahah kasihan dr. Min… kenapa? Karena yang akan dia hadapi adalah si bos mafia :D

Dr. Min mendapat kesulitan saat mencoba menjelaskan tentang ramuan yang dia berikan. Si abang mafia tidak mengerti ucapan dr. Min. *sigh yang satu ngomong ke utara, yang satu berpikir ke selatan hahah


Setelah selesai memeriksa, dr. Min langsung menelepon Seung hyun untuk memarahinya. Tega sekali Sung hyun karena menyuruhnya untuk memeriksa pasien seperti itu, mana yang jadi walinya itu cerewet plus bodoh.


Dr. Jeong yang melihat dr. Min marah-marah mendekatinya. Dia bertanya apa dr. Min marah-marah karena pasien maia tadi. Dr. Min tidak sadar menjawab bahwa yang membuatnya jengkel bukan pasiennya melainkan walinya.
Tapi saat sadar kalau yang bertanya adalah dr. Jeong, dr. Min langsung bersikap kalau dia bukanlah dokter yang suka mengeluhkan pasiennya. Dia berkata bahwa dia baik-baik saja.



Dr. Min memperhatikan bahwa sepertinya dr. Jeong ingin pulang. Dr. Jeong mengiyakan karena hari ini dia off. Dr. Min langsung mengambil kesempatan itu untuk mengajak dr. Jeong keluar, minum bersama. Dr. Jeong pura-pura berpikir lama dan setuju. Dr. Min terlihat sangat senang.

Dr. Jeong kemudian mengulurkan tangannya (eh? Secepat itukah?) dr. Min bingung apa maksud uluran tangan dr. Jeong. Ternyata dr. Jeong hanya meminta kunci mobil dr. Min. Dia akan menunggu di dalam mobil dr. Min selagi dia bersiap-siap.


Keduanya minum bersama dan dr. Jeong mulai mabuk dan curhat mengenai masalahnya di RS. Dia benar-benar tidak suka lagi berada di RS itu, terlebih setelah dipermalukan oleh Doo hyun. Dia ingin mengundurkan diri saja. Dr. Min setuju. Dr. Jeong tidak perlu takut pada masa depannya karena dia akan menjaga dr. Jeong *aigooo

Tapi dr. Jeong tidak mendengar ucapan dr. Min karena dia sudah tertidur.




Esok paginya dr. Min kembali menemui dr. Jeong. Tanpa berkata apa-apa dia memasangkan ear peace stetoskop ke telinga dr. Jeong dan mengarahkan bagian diafragma nya ke jantungnya. Dr. Min lalu berkata bahwa setiap kali dia melihat dr. Jeong, maka jantungnya selalu berdetak kencang.





Dia juga lalu meminta dr. Jeong melirik ke sebuah layar di dekat mereka. Layar itu menampilkan gambar hati dan tulisan ‘Seung hee, apakah kau melihat hatiku?’

Dan begitulah, hati dr. Jeong pun luluh ^.^



Hye in menulis surat kepada Doo hyun. Dia menceritakan tentang apa yang terjadi setelah kepergian Doo hyun. Eui jin akhirnya bisa pulang setelah menjalani tes uji klinis dari obat AC-7. Hye in juga memutuskan untuk tetap berada di RS Seohan karena dia tidak mau kembali ke RS Univarsitas Korea tanpa Doo hyun. Dia juga sudah membuat sketsa wajahnya, bukan Seung hyun lagi.



Tim Doo hyun lalu menyapa Doo hyun lewat video. Mereka memanggil dr. Jeong untuk bergabung. Tapi saat tahu video itu untuk Doo hyun, dia langsung mundur sambil mengomel hahah

Dua tahun kemudian...



Eui jin berlari kecil sambil membawa sepedanya. Dia terlihat sangat senang karena akan bertemu seseorang. Nugu??



Ternyata orang itu adalah Min joon dan ibunya. Syukurlah Min joon juga akhirnya sembuh.


Di bandara, beberapa dokter Oriental mengantar Seung hyun yang akan pergi ke medan pertempuran sebagai relawan.



Di bagian lain Hye in (model rambutnya sudah berubah heheh) juga datang untuk menjemput Doo hyun yang akhirnya pulang ke Korea. Dia datang sambil membawa IDnya. Sekarang dia adalah dokter ahli bedah. Doo hyun bertanya apa Hye in datang hanya untuk pamer.

Tidak. Jawab Hye in. Dia datang untuk memberitahu Doo hyun bahwa dia bukan lagi dokter magang. Jadi mulai sekarang dia bebas untuk jatuh cinta. Doo hyun tersenyum mendengarnya *Na doo :)

~THE END~

Komentar:
Yah walaupun tidak sebahagia yang saya bayangkan, tapi untungnya Eui jin berhasil selamat. Begitu juga dengan Min joon. Cuma sayang ya dia dan Seung hyun tidak bersama.

Ada satu yang masih menjadi pertanyaan di kepala saya. Dia adalah dr. Seong. itu loh dokter palsu yang hampir mencelakakan Min joon. Kita tidak tahu kabarnya dia seperti apa. Kalau dilihat dari sifatnya, saya yakin dr. Lee tidak akan mau melepaskan dr. Seong dengan mudahnya.

Tapi finally...The Third Hospital-nya selesai juga. Terima kasih buat chingu yang senantiasa setiasa menunggu dan membaca sinopsis ini sampai selelsai. Dan mohon maaf karena sempat mandeg selama 2 bulan karena kesibukan.

After this, drama lain Soo young menjadi target saya. Cyrano : Dating Agency. Saya dah nonton 2 episode dan lucu banget ceritanya :)

Baiklah chingu. Saya pamit undur diri ya. Annyeong...






3 comments: