21 April 2012

Sinopsis Twinkle Twinkle episode 45



Saat Ny. Song menyampaikan kabar bohong bahwa Geum ran tidak akan bisa hamil, Geum ran membuka matanya.

Ny. Song memberitahukan Jung won akibat dari perbuatannya. Tidak hanya merenggut nyawa Geum ran, tapi juga ke kodratnya sebagai seorang wanita.



Ny. Song meninggalkan Seung jun dan Jung won. Di depan lift Kwang soo melaporkan bahwa petugas yang membawa Geum ran ke rumah sakit pada malam insiden tidak menemukan apa-apa. Ny. Song lalu menyuruh Kwang soo untuk membuntuti Seung jun malam itu juga. Dia yakin kalau Seung jun memiliki dokumen itu. Dia ingin dokumen itu kembali ke tangannya sebelum Seung jun memberikannya pada Jung won. Kwang soo betul-betul dilema. Ny. Song berkata kalau dia mengerti akan keengganan Kwang soo melukai Seung jun (buat yang nonton dari awal, mungkin bisa share kenapa Kwang soo sangat menghormati Seung jun..). Karena itu dia memilih memaafkan Kwang soo pada saat dia membocorkan rencanana penjebakan ayah Jung won pada Seung jun. Tapi jika kali ini dia masih lebih memilih untuk berpihak pada Seung jun, maka mereka berdua (Kwang soo dan Ny. Song, red) akan masuk penjara.




Kata pertama yang diucapkan Geum ran ketika membuka matanya adalah ‘Tolong’. Dia lalu memanggil ibunya (Ny. Hwang karena dia memanggil “Eomma”). Dia lalu melihat Jung won dan Seung jun. Jung won juga dan Seung jung berbalik melihat Geum ran. Geum ran menangis (sepertinya dia ‘sadar’ kalau dia sudah aman).


Eun jung memberi tahu Ny. Han kalau Sang won mabuk-mabuk lebih karena dia khawatir akan sahamnya dan saham Ny. Han yang sudah dibeli oleh pihak lain. Ny. Han ternyata baru mengetahui kabar tersebut. Ny. Han lalu menerima telepon dari Jung won yang memberi kabar kalau Geum ran sudah sadar. Ny. Han langsung menangis. Eun jung dan Seo woo heran (sepertinya merek berdua juga belum tahu apa yang terjadi pada Geum ran).




Geum ran dipindahkan ke kamar. Jung won membasahi bibir Geum ran dengan tisu. Geum ran berterima kasih. Jung won juga berterima kasih sambil menangis. Dia berterima kasih karena Geum ran sudah sadar.



Ny. Lee menemui Ny. Song yang baru saja mendapat kabar kalau Geum ran sudah sadar. Ny. Lee penasaran mengapa demi menghancurkan keluarga Han dia sampai menghubunginya di tengah malam. Dia bertanya apakah keluarga itu sudah mengusirnya seperti dia dulu ditendang keluar. Ny. Song menjawab kalau anaknya lah yang diperlakukan seperti itu. Selain itu, wajahnya juga sudah diludahi oleh Ny. Han. Ny. Lee sambil tersenyum berkata kalau dia juga pernah mendapat perlakuan yang sama.

Ny. Song lalu mengajak Ny. Lee untuk memberikan pelajaran pada keluarga itu dengan cara menghancurkan perusahaan mereka. Ny. Lee berkata kalau dia akan membantu jika Ny. Song mau membayarnya tiga kali lipat. Ny. Song marah dan menganggap kalau Ny. Lee sedang mempermainkannya. Ny. Lee berkata kalau Ny. Song tidak mau, makan tidak masalah.




Dir. Han dan istrinya datang ke rumah sakit. Mereka bertemu dengan dokter yang merawat Geum ran dan menanyakan kondisi anaknya. Dokter menjelaskan kalau keadaan Geum ran semakin membaik tapi dia tidak akan bisa menjadi ibu. Ny. Han hampir terjatuh mendengar berita itu. Si dokter terlihat merasa bersalah karena sudah berbohong. Dia lalu berpesan agar berita jangan dulu diberitahukan kepada Geum ran karena Geum ran harus tenang dalam masa pemulihannya.



Geum ran meminta Jung won dan Seung jun untuk meninggalkannya sendiri. Belum sempat mereka meninggalkan ruangan, Dir. Han dan istrinya datang. Dir. Han meminta Geum ran mengatakan sesuatu. Geum ran berkata kalau dia baik-baik saja jadi mereka tidak perlu khawatir (dia mengatakan itu tanpa melihat orang tuanya).

Ny. Han lepas kontroi. Dia mengatakan bagaimana Geum ran berkata dia baik-baik saja sementara dia terbaring di rumah sakit. Mungkin bagi Geum ran baik-baik saja, tapi tidak baginya. Ny. Han menumpahkan semua perasaannya. Dia berkata kalau dia sangat marah, shock, dan merasa tidak dil. Dia juga berkata kalau dia tidak akan memeaafkan Geum ran seperti yang dulu Geum ran inginkan . Dia mengucapkan itu semua sambil menangis.



Jung won menenangkan Ny. Han. Dia mengajak Ny. Han keluar mencari udara segar tapi saat berbalik, Ny. Han melihat Seung jun. Dia menyuruh Seung jun mengangkat kepalanya lalu menamparnya. Dia berteriak mengusir Seung jun. sSung jun pergi. Jung won mengejarnya. Geum ran melihat semuanya.



Jung won menghentikan Seung jun. Dia memegang pipi Seung jun yang kena tampar. Seung jun berusaha bercanda dengan membohongi Jung won bahwa dia memegang pipi yang salah. Jung won cemberut. Seung jun menyuruh Jung won untuk kembali ke kamar Geum ran dan pergi.


Di depan halte Seung jun mengeluarkan amplop yang terkena noda darah Geum ran. Kwang soo melihatnya. Saat mengembalikannya ke dalam tasnya, dia mendapati gula-gula yang sering dia berikan kepada Jung won.



Jung won ternyata mengejar Seung junsampai ke halte. Dia melihat Seung jun saat akan menaiki bis. Dia mengejar tapi bisnya keburu berangkat. Jung won tidak menyerah. Dia terus berlari. Salah seorang penumpang melihatnya. Karena penumpang mulai rebut, Seung jun membalikkan badannya. Dia terkejut saat melihat Jung won. Seung jun lalu meminta si supir menghentikan bisnya. Saat si supir bertanya apakah wanita itu kekasihnya, Seung jun mengiyakan.



Jung won kehabisan nafas. Seung jun berkata kalau harusnya Jung won meneleponnya. Tapi Jung won berkata bahwa dia takut kalau-kalau Seung jun akan menghilang. Seung jun mau menangis. Jung won heran melihatnya. Seung jun lalu memeluk Jung won. Jung lalu berkata kalau dia lapar dan dia ingin makan bersama Seung jun. Seung jun setuju.



Ny. Han membasuh bibir Geum ran. Geum ran berkata kalau dia merasa mengalami déjà vu. Musim dingin sebelumnya dia juga terbaring di rumah sakit tapi saat itu Ny. Hwang lah yang menjaganya. Dia ingin meminta maaf tapi Ny. Hwang mengalihkan pembicaraan. Dia memberitahu Geum ran kalau golongan darahnya A, bukan B. Menurut Geum ran, itulah awal semuanya. Tapi Ny. Hwang bersumpah kalau Geum ran adalah anaknya dan menyuruh Geum ran untuk melupakannya. Geum ran menangis dan berkata kalau seharusnya saat itu dia mendengarkan ibunya (Ny. Hwang, red). Dia ingin kembali ke hari itu.

Geum ran berkata kalau dia ketakutan untuk bertemu dengan ayah, ibu, dan kakaknya (Dir. Han dan istrinya). Dia tidak mengucapkan alasan ketakutannya. Tapi Ny. Han menebak jika itu disebabkan perbuatan Geum ran yang menukarkan surat kontrak asli milik Sang won. Geum ran terkejut karena Ny. Han mengetahui hal tersebut.

Geum ran lalu bertanya jika ibunya tahu dimana surat itu sekarang. Dia menceritakan kalau dia berhasil mendapatkan dokumen itu dan menyembunyikannya di balik pakaiannya. Tapi Ny. Han juga baru tahu tentang hal itu. Kini mereka bertanya-tanya siapa yang menemukannya.




Seung jun dan Jung won pergi berbelanja bersama. Seung jun berjanji akan memasakkan makanan yang ingin Jung won makan. Langsung saja Jung won menyebutkan semua jenis makanan yang dia suka. Seung jun sampai terheran-heran mendengarnya. Dia sendiri tidak yakin kalau Jung won bisa menghabiskan semuanya. Tapi Jung won berkata kalau dia tidak akan menyisakan apa-apa. Jung won juga membeli sikat gigi (sepertinya dia berencana menginap di apartement Seung jun malam itu).

Mereka juga masak bersama. Seung jun hanya kebagian kupas bawang sementara yang bertugas di dekat kompr adalah Seung jun (I like when they look happy together). Sementara itu, Kwang soo mengintai dari luar.



Jung won sangat senang melihat banyaknya makanan yang ada di hadapannya. Seung jun hanya memandanginya makan. Jung won lalu menyuruh Seung jun untuk mengambil Soju. Seung jun langsung menurut. Jung won merasa ada yang tidak beres tapi dia berusaha untuk tidak memikirkannya.

Jung won bertanya mengapa gelasnya hanya satu. Seung jun berkata kalau dia tidak ingin mabuk saat mengatakan apa yang ingin dikatakannya (ooou...). Jung won berkata kalau Seung jun bisa mengatakannya lain waktu saja (dia juga mulai khwatir). Dia mulai minum. Dia ingin mabuk agar tidak bisa mendengarkan apa yang Seung jun katakana. Jung won juga mulai mengoceh tentang berbagai tempat untuk bulan madu mereka. Seung jun tiba-tiba berkata kalau dia ingin putus (as we have expected).

Jung won bertanya jika Seung jun serius dengan ucapannya. Menurutnya, Seung jun bisa saja berubah pikiran esok hari. Seung jun berkata kalau dia bisa merubah pikirannya tapi dia tidak bisa merubah situasi mereka saat ini.



Jung won menangis. Dia berkata kalau seharusnya dia tidak mengejar dan menghentikan bis itu. Dia masih memohon agar Seung jun bertahan sampai akhir. Tapi Seung jun berkata kalau dia ingin semuanya berakhir karena dia tidak mau ada lagi kejadian buruk yang menimpa Jung won dan keluarganya. Dia juga berjanji bahwa walaupun dia meminta putus begitu cepat, dia tidak mudah melupakan semuanya. Tapi dia meminta agar Jung won segera melupakan dirinya. Dia lalu meminta cincin di jari Jung won. Dia ingin dia sendiri yang membuangnya.

Jung won melepaskan sendiri cincin itu dari jarinya dan meletakkannya di atas meja. Sebelum pergi dia meminta maaf karena telah membuat Seung jun menderita.


Jung won tidak langsung pulang. Dia masih tinggal di luar kamar Seung jun (mungkin menunggu kalau-kalau Seung jun berubah pikiran). Kwang soo melihatnya.



Jung won pergi terlalu cepat karena Seung jun benar-benar keluar dari apartemennya. Hanya saja dia menyadari kalau ada seseorang yang mengawasinya. Akhirnya dia kembali ke dalam apartemennya.

Seung jun mengambil amplop yang berisi surat kontrak Sang won yang asli dan meletakkannya ke dalam cover sebuah kaset. Dia lalu berlari mengejar Jung won.




Seung jun memanggil Jung won. Jung won sedikit berharap. Tapi Seung jun hanya mengembalikan (yang dianggap) kaset itu kepada Jung won. Seung jun meminta maaf karena tidak bisa mendengarkannya bersam-sama. Tapi dia meminta Jung won untuk mendengarnya sendiri saja, tanpa ditemani oleh orang lain. Dia juga berkata kalau setelah semuanya beres, dia akan mengundurkan diri. Dia mengucapkan semua itu tanpa menatap Jung won. Jung won kecewa. Dia marah saat mengambil kaset itu dari tangan Seung jun.

Kwang soo melihatnya. Dia tidak curiga sedikit pun karena dia melihat Jung won menangis saat menerima kaset itu. Dia langsung berlari ke apartemen Seung jun dan mencari amplop yang Ny. Song perintahkan.




Seung jun kembali. Dia tahu kalau Kwang soo ada di apartemennya. Karena itu, saat Kwang soo menyerangnya, dia bisa menghindar dan bahkan mengalahkan Kwang soo. Seung jun meminta agar Kwang soo memukulnya. Kwang soo tidak bergerak. Seung jun lalu mengajak Kwang soo agar kembali ke rumah ibunya.

Tidak tahan lagi, Seung jun berlari ke kamar mandi (maksudnya tidak tahan menangis, bukan mau buang air kecil heheh). Di kamar madi dia melihat sikat gigi yang tadi dibeli oleh Jung won. Seung jun menangis.




Jung won tiba di rumahnya. Dia hampir jatuh. Untung Dae bum menahannya. Dae bum lalu membawa Jung won ke kamarnya dan mendudukkannya. Dae bum lalu mendapati kaset yang tadi diberikan Seung jun kepada Jung won.

Dae bum mengambilkan air buat Jung won. Dia meletakkan kaset itu du sudut kamar. Dia juga menyiapkan tempat tidur buat Jung won. Saat akan memapah Jung won, dia melihat kalau cincin di jari Jung won sudah tidak ada. Kini dia sadar mengapa Jung won jadi seperti itu.


Seung jun menemui ibunya dan memberi tahu bahwa dia sudah putus dengan Jung won. Dia juga akan berhenti dari pekerjaannya dan kembali tinggal bersama ibunya. Dia akan menjadi penerus ibunya. Karenanya dia meminta ibunya agar berhenti mengganggu Geum ran, Jung won, dan serta perusahaan keluarga mereka.



Ayah Jung won menempelkan karton pada setiap sudut perabotan yang ada di rumahnya. Ini agar nanti istrinya tidak terluka jika dia sudah kehilangan penglihatannya.

Suami Tae ran memberitahu istrinya bahwa ayah mertuanya akan wawancara. Tae ran terkejut mendengarnya. Ayahnya lalu muncul dengan setelan rapi. Tapi dia juga membawa potongan karton yang akan dia tempelkan. Kedua anak dan menantunya heran melihat ayah mereka menempelkan potongan karton di sudut meja. Suami Tae ran menduga kalau mertuanya melakukan itu demi Seong won (anak Dae bum, red).



Jung won memberi tahu ibunya bahwa Geum ran sedang dirawat di rumah sakit.


Petugas kepolisian mendatangi Geum ran untuk meminta keterangan mengenai pelaku penusukan. Geum ran enggan memberikan keterangan. Ny. Han menjelaskan bahwa sasaran si pelaku bukanlah anaknya melainkan si pemilik rumah. Dia yakin kalau petugas itu sudah tahu siapa pemilik rumah tersebut. Jadi dia meminta mereka untuk menemui orang itu saja. Ny. Han juga bertanya jika dia bisa memasukkan laporan pemalsuan ke kantor polisi. Petugas tersebut berkata bisa jika Ny. Han memiliki buktinya.



Jung won dan Seung jun bertemu di depan kantor. Seng jun mengucapkan Selamat Pagi pada Jung won . Jung won menjawabnya singkat lalu berjalan lebih dulu.



Kwang soo datang memberi laporan bahwa Seung jun tidak memiliki dokumen yang Ny. Song inginkan dan juga bahwa Seung jun dan Jung won benar-benar telah putus. Dia lalu bertanya apa yang dia lakukan pada uang yang telah Ny. Song siapkan. Ny. Song menyuruhnya untuk memberikan uang itu pada Lee Ji soo (ibu Seo woo, red). Kwang soo mengingatkan Ny. Song bahwa Seung jun (dia memanggi Seung jun dengan panggilan Hyungnim, yang merupakan panggilan hormat kepada kakak laki-laki) sudah meminta mereka untuk tidak mengganggu perusahaan keluarga Han. Tapi Ny. Song khawatir jika Seung jun hanya berpura-pura. Jadi dia memutuskan untuk meneruskan rencananya sampai dia tahu apa yang sebenarnya diinginkan anaknya.



Jung won sedang melakukan presentasi di depan Dir. Han mengenai toko on-line yang dia kelola. Seung jun datang. Dia meminta maaf karena terlambat. Itu karena dia tidak mendapatkan panggilan. Dir. Han berkata kalau dia sudah menyuruh Seung jun untuk mengundurkan diri. Seung jun meminta waktu 2 minggu untuk menyelesaikan proyek yang sedang dia tangani dan sampai dia bisa menemukan pekerjaan baru.

Jung won terdiam selama beberapa saat saat Seung jun datang. Dir. Han menyuruhnya untuk melanjutkan presentasi. Jung won jadi sedikit gugup. Tapi Seung jun mengajukan pertanyaan sebagai kepala editor, seolah-olah mereka sedang tidak bermasalah.


8 comments:

  1. wuuuaahhaa..tegar sekali mereka itu,malmnya outus, pagunya msih bisa kerja ?aktivitas lg, beggh klo aq butuh beberapa hari. klo gol. darahnya O apa bisa setegar itu, soalnya klo aq orangnya mudah tersentuh n cengeng wkwkwkwkkw

    ReplyDelete
    Replies
    1. begitulah...Mereka mencoba untuk tetap profesional
      (*sok au heheh)

      Delete
  2. Semakin seru dan mengharukan...

    ReplyDelete
  3. Semakin penasaran sama nasib percintaannya seung jun dg jung won,

    ReplyDelete
    Replies
    1. semakin poeniuh dengan air mata hiks :(

      Delete
  4. Makasih ya sinopsisnya, tiap hari aku mampir baca soalnya tiap jam 12 sering mati lampu jd byk yg kelewat hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya sama-sama. Senang bisa membantu :)

      Delete